get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut Kereta Api Tabrak Mobil di Grobogan, 3 Orang Tewas

Identitas 3 Warga Tewas Kecelakaan Kereta Tabrak Mobil di Grobogan, Seluruhnya Asal Jepara

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:42:00 WIB
Identitas 3 Warga Tewas Kecelakaan Kereta Tabrak Mobil di Grobogan, Seluruhnya Asal Jepara
Evakuasi korban kecelakaan kereta api di Grobogan yang menewaskan tiga warga asal Jepara. (Foto: ist)

GROBOGAN, iNews.id - Tiga warga tewas kecelakaan kereta api menabrak mobil di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026) tengah malam. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Jepara yang meninggal setelah mobil Daihatsu Sigra tertabrak KA Pandalungan.

Informasi dirangkum iNews, korban pertama bernama Endri (41) warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, Jepara yang merupakan pengemudi mobil. Dua penumpang lainnya yakni Hany Puji (34) warga Desa Pengkol, Kecamatan Jepara dan Muhammad Rifqi (41) warga Desa Balungan, Kecamatan Pakis Aji, Jepara.

Kapolsek Tegowanu AKP Setyo Budi menjelaskan, lokasi kecelakaan maut ini di pelintasan kereta api Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Mobil Daihatsu Sigra berpelat AB 1266 NH tertabrak KA Pandalungan Nomor Loko CC 2061356 relasi Surabaya–Gambir.

Saat kejadian, mobil melaju dari arah utara menuju selatan dan hendak melintasi perlintasan. Nahas, saat bersamaan, petugas penjaga perlintasan sedang menutup palang manual karena kereta akan melintas. Diduga pengemudi tidak mengetahui adanya kereta dari arah timur.

Saat mobil berada di jalur rel, KA Pandalungan melaju dari timur ke barat dan tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras membuat mobil terseret sekitar 50 meter dari titik tabrak di KM 24+/-8/9 petak Gubug–Tegowanu.

"Mobil Daihatsu Sigra rusak parah setelah tertabrak KA Pandalungan. Kerugian diperkirakan Rp100 juta untuk mobilnya," kata AKP Setyo Budi.

Kereta api tersebut diketahui dikemudikan masinis Zainul dan asisten masinis Edwin. Kereta sempat berhenti beberapa menit di lokasi kejadian. Laporan diterima Polsek Tegowanu sekitar pukul 23.15 WIB dan evakuasi korban berlangsung hingga Rabu pagi.

Akibat kecelakaan tersebut, lampu kabut KA Pandalungan pecah dan terdengar kebocoran angin. Kereta kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Poncol untuk pergantian lokomotif.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api. Pengendara diminta memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum melintas agar kejadian serupa tidak terulang.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut