Ibu di Subang Ini Tega Siksa Anak Tirinya Hingga Memar Sekujur Tubuh

Yudy Heryawan Juanda ยท Senin, 22 Januari 2018 - 13:18:00 WIB
Ibu di Subang Ini Tega Siksa Anak Tirinya Hingga Memar Sekujur Tubuh
Mirabela (30), pelaku penyiksaan terhadap anak tirinya di Subang. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Kisah kekejaman ibu tiri kepada anaknya layaknya cerita Arie Hanggara kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang anak berusia tujuh tahun di Subang, Jawa Barat. Bocah kecil ini jadi bulan-bulanan ibu tirinya yang kesal terhadap ayah korban. Akibatnya, korban mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Pelaku pun sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas kepolisian.

Mirabela (30), hanya bisa tertunduk lesu saat digelandang polisi, di Mapolres Subang, Jawa Barat, Minggu 21 Januari 2018. Ibu ini ditangkap lantaran tega menyiksa anak tirinya, FR (7), hingga menderita luka memar di sekujur tubuhnya. Dia ditangkap petugas setelah sempat buron, di kawasan Cikole, Bandung.

Bersama pelaku, polisi mengamankan sebuah gayung dan sandal, yang digunakan pelaku untuk menyiksa anak tirinya di rumah kontrakannya, di Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, Subang. Polisi menetapkan Mirabela sebagai tersangka, dan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak.

Menurut Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni, kasus ini terungkap setelah ada sejumlah warga yang tak tahan dengan ulah pelaku yang kerap menyiksa anak tirinya itu. “Jadi kronologis awalnya ini kita mendapat laporan dari warga tentang adanya seorang anak yang sering dianiaya oleh orang tuanya,” ucapnya.

Mendapat laporan tersebut, polisi pun datang ke lokasi untuk memeriksa kondisi korban. Setibanya di lokasi, petugas menemui korban dalam kondisi sekujur tubuh penuh luka memar. “Jadi mulai luka di kepala, telinga, termasuk juga kemaluan bahkan bagian punggung dan juga di perut,” kata Joni.

Dari hasil visum diketahui bekas-bekas luka itu adalah hasil penganiayaan. Korban kerap dipukul di bagian kepalanya oleh pelaku. Di bagian punggung dan perut ditemukan luka seperti bekas ditusuk. Sementara di kemaluan korban ada bekas tusukan kuku yang diduga bekas cubitan pelaku.

Menurut Joni, pelaku tega menyiksa anak tirinya ini karena kesal terhadap suaminya. Dia pun memukuli anak tirinya itu sebagai pelampiasan kekesalannya. “Ini pelampiasannya malah lari ke anaknya. Kalau zaman dulu itu ada cerita tentang Arie Hanggara, ini kejadiannya hampir sama di zaman sekarang,” katanya.

Sementara menurut tersangka, penyiksaan ini dilakukan lantaran dia kesal, sang anak dianggap sering mencuri. Meskipun, hal ini dibantah oleh para tetangga, dan pemeriksaan polisi. “Dia sering mencuri uang di rumah. Terus suami saya kerjanya tukang ojek. Kadang saya kesal kalau suami saya ngasih uangnya kurang. Saya lampiaskan dengan mukulin dia (korban),” ucapnya.  

Tersangka diketahui melakukan penyiksaan terhadap anak tirinya ketika suami atau ayah korban sedang tidak berada di rumah. Atas perbutannya itu, tersangka kini meringkuk di sel tahanan Mapolres Subang, guna penyidikan lebih lanjut. Mirabela pun diancam dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor : Himas Puspito Putra