Hujan Es Terjang 2 Kecamatan di Cianjur, Warga Tak Berani Keluar Rumah

Antara ยท Senin, 19 April 2021 - 20:33:00 WIB
Hujan Es Terjang 2 Kecamatan di Cianjur, Warga Tak Berani Keluar Rumah
Bola-bola es yang dikumpulkan warga di Cianjur sesaat setelah diterjang hujan deras. (Foto: Antara)

CIANJUR, iNews.id - Warga dua kecamatan di Kabupaten Cianjur heboh menyusul hujan es yang menerjang permukiman mereka, Senin (19/4/2021). Fenomena alam itu terjadi disaat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Warga pun tak berani keluar rumah sebelum hujan reda. Mereka khawatir tertimpa bola-bola es yang turun bersamaan dengan hujan.

Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sofyan mengatakan, hujan deras disertai es dan angin kencang melanda dua kecamatan yakni Cugenang dan Cianjur. Namun belum ada laporan kerusakan rumah, meski warga sempat panik begitu mendengar suara yang cukup keras di bagian atap rumah.

"Ukuran batu es yang jatuh hanya berdiameter 1 sentimeter, sehingga tidak sampai merusak atap atau bangunan lainnya. Hujan es untuk ketiga kalinya melanda kawasan Cianjur, sebelumnya beberapa bulan lalu, sempat terjadi hal yang sama," katanya.

Dia menuturkan, pada Januari, hujan es terjadi di Kecamatan Pasirkuda, sebelumnya pada September, hujan es melanda kawasan Villa Kota Bunga, Kecamatan Cipanas, dimana butiran es berbagai ukuran masuk ke kios dan teras rumah warga.

Hujan es, ungkap dia, terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar Indonesia, sehingga warga diimbau tetap waspada, terlebih warga yang tinggal di daerah rawan bencana karena intensitas hujan diperkirakan masih tetap tinggi hingga akhir bulan April.

"Kami imbau warga yang dilanda hujan es tetap siaga dan waspada dengan cara tetap diam di rumah. Karena hujan deras disertai es berpotensi terjadinya pohon tumbang dan bencana alam lainnya. Terlebih warga yang tinggal di daerah rawan bencana, harus siaga dan segera mengungsi," kata Irfan.

Dia menambahkan, hujan deras disertai es juga berpotensi menjadi penyebab pergerakan tanah, terutama di wilayah utara Cianjur dan banjir di wilayah kota dan selatan Cianjur. Sehingga pihaknya menyiagakan Retana di masing-masing kecamatan untuk melakukan pemetaan dan segera mengevakuasi warga, jika melihat tanda alam akan terjadinya bencana. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: