Hujan Deras, Tiga Kecamatan di Kabupaten Bandung Direndam Banjir

Yogi Pasha ยท Rabu, 08 November 2017 - 16:33 WIB
Hujan Deras, Tiga Kecamatan di Kabupaten Bandung Direndam Banjir
anjir merendam lebih dari seribu rumah di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung sejak Selasa (7/11/2017) malam. (Dok.Koran SINDO/Adi)

BANDUNG, iNews.id - Banjir merendam sekitar 1.058 rumah warga yang berada  di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung sejak Selasa (7/11) malam. Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Baleendah, Bojobgsoang, dan Dayeuhkolot.

Bukan hanya pemukiman, air juga merendam fasilitas sekokah dan sebagian jalan utama di jalur Dayeuhkolot menuju Baleendah. Banjir ini disebabkan hujan deras yang turun sepanjang Selasa sore hingga malam sehingga mengakibatkan air di aliran Sungai Citarum meluap.

Hingga Rabu pagi, air masih terlihat menggenang di sejumlah titik. Seperti di Bojong Asih, banjir masih terlihat dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter. Sementara di Jalan Siliwangi, Baleendah banjir terjadi dan membuat pengendara harus hati-hati melewati jalur tersebut.

"Kalau hujan turun lagi ketinggian air bisa kembali naik," kata salah seorang warga Kampung Bojong Asih, RT03/14, Desa Dayeuh Kolot, Dedi (58), Rabu (08/11/2017).

Dirinya memprediksi banjir akan terus terjadi mengingat saat ini hujan terus turun. Sehingga sebagian warga Dayeuhkolot dan Baleendah mengaku pasrah dengan kondisi tersebut dan berharap pemerintah segera mengatasi permasalahan banjir yang setiap tahun selalu terjadi.

Dedi menyebutkan, banjir yang terjadi kali ini mulai datang sekitar tengah malam, sementara hujan terjadi sejak pukul 17.00 WIB. Salah satu penyebab terjadi banjir di wilayah tersebut karena aliran Sungai Citarum yang sudah dangkal. Selain itu, masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah ke Sungai Citarum.

"Beberapa orang yang rumahnya terendam parah, terpaksa harus mengungsi di Kantor Desa Dayeuhkolot," ucapnya.

Dia menambahkan, setiap banjir terjadi warga mengaku kesulitan memperoleh air bersih. Pihaknya mendukung jika warga di daerah yang rawan terkena banjir tersebut direlokasi ke tempat yang aman asalkan mendapatkan ganti rugi yang sesuai.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyebutkan, akibat banjir yang terjadi kali ini sebanyak 1.058 rumah terendam banjir.

"Banjir terjadi di tiga kecamatan yakni di Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang, dengan total rumah yang terendam ada 1.058 unit," terang Kepala Harian BPBD Kabupaten Bandung Tata Iriawan Sobandi.

Tata mengatakan, ketinggian banjir rata-rata sekitar 10-150 sentimeter dan beberapa warga di Kecamatan Dayeuhkolot ada yang sudah mengungsi di aula Desa Dayeuhkolot. Yakni sebanyak tujuh kepala keluarga, 17 orang jiwa, dua balita dan dua lansia.

"Banjir ini terjadi karena curah hujan yang tinggi di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung sehingga menyebabkan aliran sungai di Cisangkuy, Cikapundung dan Citarum meluap," tuturnya.

Dia merinci, rumah yang terendam banjir di Kecamatan Baleendah ada sebanyak 329 unit dengan ketingggian air 10-150 sentimeter. Sementara itu, di Kecamatan Bojongsoang sebanyak 30 rumah dengan ketinggian air 10-120 sentimeter dan di Kecamatan Dayeuhkolot sebanyak 699 unit.


Editor : Kurnia Illahi