Heboh Domba Bertanduk 4, Raffi Ahmad Tawar Rp200 Juta
MAJALENGKA, iNews.id - Dua ekor domba bertanduk 4 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menghebohkan warga. Artis Raffi Ahmad pun minat domba tersebut dengan harga Rp200 juta.
Pengurus Kandang Aljun Farm, Wais mengatakan, banyak peminat yang menawar domba tersebut, namun harganya belum sesuai yang dibanderol. Kedua domba bertanduk 4 dibanderol harga Rp400 juta.
Keempat tanduk itu masing-masing 2 tumbuh ke atas, dan 2 lainnya ke bawah, dengan ukuran tanduk ke atas lebih panjang.
"Karena belum nemu (harga) yang sesuai, jadi belum dilepas. Raffi Ahmad mintanya Rp200 juta," kata Wais di Majalengka, Senin (19/10/2020).
Wais menjelaskan alasan dua domba itu dibanderol dengan harga yang tinggi. "Bos kami sudah memutuskan, kalau Domba ini laku, sebagiannya akan digunakan untuk membangun Masjid di sini (Desa Majasari). Jadi, keuntungannya tidak diambil semua," kata Wais.
Terkait domba itu, Wais menyebut keduanya merupakan peranakan dari domba Garut, baik induk maupun pejantannya. Keduanya iketahui bukan lahir pertama dari induknya itu.
"Jenisnya Domba Garut. Ini lahir kedua dari induknya. Namun yang lainnya mah, baik sebelum atau sesudahnya mah biasa, tandukya dua. Induknya sekarang udah mati. Dua Domba ini lahir dari dua induk yang berbeda, tapi sama-sama jenis Garut. Usianya sekarang sekitar 2 tahun," kata dia.
Dengan empat tanduk yang dimilikinya, jatat dia, dua domba itu memiliki sedikit perbedaan dengan Domba Garut lainnya. Keduanya diketahui lebih kalem dibanding Domba Garut pada umumnya.
"Biasanya kan kalau domba Garut itu cukup agresif. Di dalam kandang aja, selalu membentur-benturkan kepala ke kandangnya. Kalau yang ini mah nggak, lebih kalem. Terus untuk tanduk yang ke bawah, nggak sekeras tanduk domba Garut lainnya. Ini mah mirip kaya tanduk domba betina," kata Wais.
Selain dua domba unik itu, masih ada puluhan domba Garut lainnya di kandang milik Aljun Farm itu. Domba-domba itu, sejauh ini sudah menyentuh pasar internasional, Uni Emirat Arab (UEA).
Dalam satu tahun, domba-domba dari Aljun Farm itu dikirim sebanyak dua kali, dengan masing-masing pengiriman sebanyak 50 ekor. Sehingga dalam satu tahun ada 100 ekor domba Garut dari Majalengka yang masuk ke UEA.
"Kami kirim 2 kali dalam setahun, Februari sama Desember. Spek yang kami kirim itu yakni panjang tanduk 30 sentimeter. Untuk harga, kalau dalam rupiah sekitar Rp7 juta," ucap dia.
Wais menjelaskan, kerja sama itu sudah berlangsung sejak sekitar 6 tahun lalu. Namun, untuk periode Februari 2020 kemarin, aktivitas pengiriman ke UEA tidak berjalan karena pandemi Covid.
"Sekarang, untuk Desember nanti, kami sudah siap. Untuk bibit Domba, kami ambil dari warga sekitar. Beberapa kali ambil dari Kabupaten Sumedang. Kalau pasar utama mah, ya UEA itu, tapi tetap kami juga menyediakan untuk keperluan warga sekitar. Seperti Idul Adha kemarin, kami siapkan. Tentunya harganya juga tidak sama dengan yang kami kirim ke UEA," katanya.
Editor: Faieq Hidayat