H+2 Lebaran, 40.000 Kendaraan Terjebak Antrean 4 Km di Tol Palikanci Cirebon
CIREBON, iNews.id – Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai mencapai puncaknya. Puluhan ribu kendaraan terjebak antrean panjang di ruas Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), tepatnya di sekitar Rest Area 208, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam.
Volume kendaraan yang mengalir deras menuju Jakarta membuat antrean sepanjang empat kilometer tak terhindarkan. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya pemudik yang berebut masuk ke area peristirahatan.
Pantauan di lokasi pada H+2 Lebaran ini menunjukkan kepadatan arus kendaraan terjadi mulai dari Kilometer 212 hingga Kilometer 208. Ribuan mobil pribadi dari arah Jawa menuju Jabodetabek terpaksa melaju merayap dengan kecepatan maksimal hanya 20 kilometer per jam.
Bahkan, di beberapa titik, kendaraan nyaris tak bergerak akibat penyempitan arus di pintu masuk Rest Area 208. Rest area yang sudah melebihi kapasitas membuat petugas harus melakukan sistem buka-tutup untuk mencegah kemacetan yang lebih parah di jalur utama tol.
Lonjakan arus balik pada Senin malam ini tercatat sangat signifikan. Berdasarkan data terkini, lebih dari 40.000 kendaraan telah melintasi ruas Tol Trans Jawa menuju wilayah Jabodetabek sejak Senin pagi.
Didominasi oleh kendaraan roda empat pribadi, arus balik ini diprediksi akan terus mengalir deras hingga beberapa hari ke depan.
Guna mengurai kepadatan yang semakin mengular, petugas kepolisian telah memberlakukan sistem satu arah (one way) sepenggal.
Sistem satu arah ini diberlakukan mulai dari Tol Pejagan-Pemalang hingga Kilometer 70 Tol Jakarta-Cikampek. Pihak kepolisian memperkirakan kepadatan arus balik Lebaran akan mencapai puncaknya pada Selasa (24/3/2026) esok.
Lonjakan arus diperkirakan masih akan terus terjadi secara bertahap hingga Kamis mendatang.
Para pengemudi diimbau untuk memastikan saldo kartu tol mencukupi dan kondisi fisik dalam keadaan prima. Petugas juga menyarankan pemudik untuk tidak memaksakan masuk ke rest area yang sudah penuh dan mencari alternatif tempat istirahat di luar jalur tol guna menghindari kemacetan panjang.
Editor: Kastolani Marzuki