Gunung Tangkuban Parahu Berstatus Normal, Wisatawan Sudah Bisa Berkunjung

Yuwono, Antara ยท Senin, 21 Oktober 2019 - 13:09 WIB
Gunung Tangkuban Parahu Berstatus Normal, Wisatawan Sudah Bisa Berkunjung
Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu kembali dibuka untuk para pengunjung karena statusnya saat ini sudah normal. (Foto: iNews/Yuwono)

BANDUNG, iNews.id – Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu sudah dibuka kembali untuk umum setelah sekitar dua bulan ditutup. Wisatawan kini bisa mengunjungi objek wisata itu menyusul Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menurunkan statusnya menjadi Level I atau normal.

Kepala PVMBG, Kasbani mengatakan, meskipun Tangkuban Parahu sudah kembali dibuka, wisatawan tetap diimbau untuk mengikuti arahan dari PVMBG. Masyarakat masih perlu mewaspadai ancaman peningkatan konsentrasi gas-gas yang dapat membahayakan keselamatan jiwa, yang masih mungkin terjadi di kawah aktif.

“Dalam status Level I Normal, kami merekomendasikan masyarakat, pengunjung atau pendaki agar tidak turun ke dasar Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu serta kawah aktif lainnya,” kata Kasbani di Kantor PVMBG Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (21/10/2019).

 

BACA JUGA:

BMKG Pastikan Erupsi Tangkuban Parahu Tidak Memicu Aktivitas Sesar Lembang

Erupsi Terus Menerus, Kawasan Wisata Gunung Tangkuban Parahu Kembali Ditutup

 

Sebelumnya saat status masih Level II atau Waspada, masyarakat diimbau untuk tidak mendekati kawah dalam radius 1,5 kilometer. Namun, kini setelah statusnya turun, masyarakat serta pedagang pun dipersilakan untuk melakukan kembali melakukan aktivitasnya di salah satu destinasi wisata Jawa Barat itu.

Sementara itu, Pengelola TWA Tangkuban Parahu, Putra Kaban menyebut pihaknya telah membuka objek wisata tersebut setelah mendapat surat edaran dari PVMBG tentang status yang diturunkan. “Kami langsung buka hari ini. Kami langsung beroperasi seperti biasa,” kata Putra Kaban.

Dia berharap dengan dibukanya kembali objek wisata itu, ekonomi masyarakat serta pedagang di kawasan sekitar Tangkuban Parahu dapat kembali pulih. Sebab, aktivitas ekonomi di kawasan itu sempat vakum sejak dua bulan lalu.

“Ada 5.000 manusia yang hidupnya di Tangkuban Parahu, sesuai Nawacita Presiden soal pariwisata dan ekonomi masyarakat harus tumbuh,” katanya.

Sebelumnya, Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada 26 Juli 2019 lalu. Kemudian erupsi kembali terjadi pada 2 Agustus 2019 dan bersifat erupsi menerus sehingga PVMBG menaikkan status menjadi Level II (Waspada). Erupsi terakhir terjadi pada 7 September 2019. Hingga satu bulan terakhir, erupsi sudah tidak teramati lagi.


Editor : Maria Christina