Gempa Berkekuatan 4,4 SR Guncang Sukabumi saat Sahur, Warga Panik

Antara ยท Sabtu, 26 Mei 2018 - 07:41:00 WIB
Gempa Berkekuatan 4,4 SR Guncang Sukabumi saat Sahur, Warga Panik
Gempa tektonik yang terasa di sejumlah wilayah di Sukabumi, Sabtu (26/5/2018), pukul 03.15 WIB. (Foto: BMKG)

SUKABUMI, iNews.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR) mengguncang Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (26/5/2018), pukul 03.15 WIB. Getaran cukup kencang terjadi saat warga sedang bersantap sahur sempat menimbulkan keterkejutan dan rasa panik.

"Kami terkejut sekaligus panik. Walaupun durasinya tidak lama, tapi saya lihat kaca bergetar dan lampu pun bergoyang sehingga tanpa pikir panjang langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri," kata seorang warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Dina Nurlela.

Informasi yang dihimpun, pusat episenter gempa berlokasi di 7.20 Lintang Selatan (LS) dan 106.88 Bujur Timur (BT), sekitar 30 kilometer (km) arah barat daya Kota Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa 6 km.

Getaran tidak hanya dirasakan oleh warga Kota Sukabumi saja, tetapi juga di wilayah Kabupaten Sukabumi. Seperti penuturan salah satu warga Kecamatan Cisaat, Elly Nurhayati, yang mengaku saat gempa terjadi langsung refleks menggendong anaknya yang masih bayi dan lari keluar rumah.

"Saya spontan merangkul anak yang tengah terlelap tidur dan tanpa pikir panjang keluar rumah. Suami saya yang sedang makan sahur ikut keluar dan kami mencari tempat yang lapang," tuturnya.

Pantauan di lokasi, pascagempa sebagian warga kembali masuk ke rumahnya masing-masing. Namun masih ada yang tetap bertahan beberapa lama karena khawatir terjadi gempa susulan yang kekuatannya lebih besar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota dan Kabupaten Sukabumi belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa berkekuatan 4,4 SR tersebut. "Kami belum menerima laporan kerusakan baik permukiman warga maupun fasilitas umum lainnya," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana.

"30 menit pascagempa, tidak terjadi gempa susulan. Kami imbau warga jangan panik dan mudah percaya dengan informasi yang belum pasti kebenarannya," ucapnya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: