Gelar Syukuran, PCNU Cirebon Berharap Gus Nur Dihukum Berat

Toiskandar · Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:59:00 WIB
Gelar Syukuran, PCNU Cirebon Berharap Gus Nur Dihukum Berat
Gus Nur menjalani tes usap terkait Covid-19 di Bareskrim Polri, Sabtu (24/10/2020). (Foto: Bareskrim).

CIREBON, iNews.id – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat berharap polisi memberikan hukuman berat terhadap Sugi Nur Rahajra (46) yang kini sudah ditetapkan tersangka ujaran kebencian. Penangkapan pria yang menahbiskan diri sebagai gus itu disambut positif warga Nahdliyin di sejumlah daerah.

Salah satunya warga NU di Cirebon dengan menggelar syukuran memotong tumpeng atas penangkapan Sugi Nur.

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, Aziz Hakim Syaerozie berharap aparat memberikan hukuman berat kepada Gus Nur. Sebab, Gus Nur sering menebar kebencian dan menghina NU, serta suka memecah belah bangsa.

“Momentum saat ini, Gus Nur dihukum seberat-beratnya sesuai UU ITE. Kalau bisa ya semaksimal mungkin,” katanya saat menggelar syukuran atas penangkapan Gus Nur, Sabtu (24/10/2020) malam.

Kiai Aziz Hakim mengatakan, Nur Sugi sering menghina dan memfitnah tokoh NU. Namun, Nur Sugi tidak bisa membuktikan keburukan tokoh NU.

"Pernyataannya sering menjelekkan tokoh NU dan tidak bisa membuktikan. Masak NU sebagai kendaraan bus yang nakhodanya, sopirnya ugal-ugalan. Kita tahu Kiai Said seperti apa, Gus Dur seperti apa," ucap Aziz.

Menurut Aziz, Nur Sugik juga berucap penumpang NU liberal atau PKI. Ucapan tersebut membuat pengurus PCNU geram.

"Kalau mau kupas di daerah banyak kiai yang ikhlas. Sering kali Gus Nur mengucapkan kepada kiai, penumpang NU kalau nggak liberal atau PKI, itu fitnah sekali," kata dia.

Pantauan iNews di lokasi, Sabtu (24/10/2020) malam, mereka membaca doa-doa sebagai rasa syukur. Pengurus Cabang NU Cirebon mengapresiasi kinerja Polri yang dengan cepat menangkap Gus Nurdi Malang, Jawa Timur.


Editor : Kastolani Marzuki