Geger, Warga Desa Tomo Sumedang Temukan Mayat Mengapung di Sungai

Beben HVA · Sabtu, 11 November 2017 - 13:26:00 WIB
Geger, Warga Desa Tomo Sumedang Temukan Mayat Mengapung di Sungai
Petugas dibantu warga Desa Tomo, Kecamatan Tomo, Sumedang mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan terdampar di bantaran Sungai Cimanuk. (foto:iNews/Beben HVA)

SUMEDANG, iNews.id - Warga Desa Tomo, Kecamatan Tomo, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (11/11/2017) malam, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengambang di bantaran Sungai Cimanuk. Korban pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang mencari ikan usai diguyur hujan.

Warga pun melaporkan penemuan mayat ini ke Mapolsek Tomo. Aparat  Kepolisian Polsek Tomo yang mendapat laporan warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Mulanya, petugas  sedikit kesulitan saat mengevakuasi jasad korban. Medan yang terjal serta licin usai diguyur hujan membuat proses evakuasi menjadi lebih sulit.

Namun dengan upaya keras polisi dibantu warga sekitar, sosok mayat pria yang diperkirakan berusia 40 tahun ini berhasil dievakuasi. Usai dievakuasi dari sungai, polisi kembali kesulitan menemukan identitas korban. Pasalnya, saat ditemukan tak ada sehelaipun pakaian yang menempel di tubuh korban.

Kapolsek Tomo, Komisaris Polisi Doto, menjelaskan dari kondisinya, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hari yang lalu. Selanjutnya, jenazah korban akan dibawa ke Rumah Sakit Sumedang untuk dilakukan otopsi.

“Dugaan sementara masih menunggu proses identifikasi dari polres. Tapi kayaknya korban ini orang yang ingin mencari ikan dan hanyut terbawa banjir,” ujar Kompol Doto.   

Sementara itu menurut, Ary Hidayat, saksi mata yang pertama kali menemukan korban, korban pertama kali ditemukannya menyangkut di sebuah bantaran dermaga sungai. Ary yang kala itu sedang mencari ikan usai hujan deras mengira awalnya mengira jasad yang dilihatnya itu sebagai bangkai binatang. “Awalnya saya kira cuman binatang, setelah didatangi ternyata manusia. Langsung saya lapor ke warga dan ke polisi,” ujarnya.

Warga mengaku mayat tersebut bukan warga sekitar Desa Tomo, karena tidak dikenali oleh warga sekitar. Adapun ciri-ciri mayat tersebut, yaitu kulit sawo matang, rambut hitam pendek, usia diperkirakan 40 tahun serta tinggi badan 165 cm. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Daerah Sumedang untuk diotopsi.

Editor : Himas Puspito Putra

Bagikan Artikel: