get app
inews
Aa Text
Read Next : Ela Lastari TKW Garut yang Disekap di Arab Saudi Sempat Dibujuk Majikan Agar Kembali Bekerja

Ela Lastari TKW asal Garut Tiba di Indonesia, Siap Bongkar Praktik TPPO

Minggu, 13 Agustus 2023 - 19:43:00 WIB
Ela Lastari TKW asal Garut Tiba di Indonesia, Siap Bongkar Praktik TPPO
Ela Lastari (39) (gamis hitam) berada di Kantor BP2MI, usai kembali ke Tanah Air dari Arab Saudi, Minggu (13/8/2023). (foto: Istimewa)

GARUT, iNews.id - Ela Lastari (39), TKW asal Garut telah kembali ke Indonesia. Setiba di Jakarta, dia disambut sejumlah pihak, termasuk Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang akan memfasilitasi kepulangannya ke kampung halaman di Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. 

Ibu empat anak asal Kampung Cikondang ini mengaku bersyukur dapat kembali lagi ke Tanah Air dan berkumpul bersama keluarga. Mantan karyawati salah satu pabrik sepatu di Garut itu mengaku siap kooperatif untuk membongkar pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), atau calo Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang menjerumuskannya. 

"Saya akan bongkar proses-proses gimana saya yang menggunakan visa ziarah lolos ke Arab Saudi. Sponsor bilang aman, ternyata itu ilegal," kata Ela Lastari, saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Minggu (13/8/2023). 

Ela Lastari mengaku dirinya dirayu sponsor yang menjadi calo keberangkatannya untuk bekerja di Timur Tengah. Saat diiming-imingi calo tersebut dengan sejumlah janji sebelum berangkat, dia mengaku sangat yakin jika perjalanannya ke Arab Saudi akan aman dan terjamin. 

Motif utama Ela Lastari untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di Arab Saudi disebabkan oleh alasan ekonomi. Apalagi keberangkatan ke luar negeri melalui seseorang yang disebutnya sebagai sponsor itu tidak memerlukan sejumlah proses tahapan, seperti pelatihan dan lainnya terlebih dahulu. 

"Saya hanya korban rayuan sponsor yang janji mau tanggung jawab. Nyatanya tidak ada pertanggungjawaban sama sekali. Sponsor lepas tangan ketika saya mengalami masalah," ujarnya. 


Dia pun berjanji akan turut aktif mengedukasi masyarakat terkait bahayanya menjadi seorang PMI melalui jalur ilegal. Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI, Brigjen Dayan Victor Imanuel Blegur, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan sejumlah pihak dalam upaya pemulangan Ela Lastari ke Indonesia. 

Melalui kasus yang dialami Ela Lastari, dia berpesan kepada warga Garut yang akan bekerja ke luar negeri untuk menempuh jalur resmi atau prosedural.

“Puji Syukur perjuangan mulia membuahkan hasil yang luar biasa. Semoga kita bisa mengambil hikmahnya untuk tidak terulang kembali, dan menjadi bahan pembelajaran bagi warga yang lain. Kesempatan kerja kita raih namun harus sesuai dengan prosedur,” kata Dayan. 


Sementara itu, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Enjang Tedi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melawan praktik TPPO yang berkedok menyalurkan pekerja migran di wilayah Jawa Barat, khusunya Kabupaten Garut. Enjang yang turut menjemput Ela Lastari ke Bandara Soetta menyebut warga Garut yang sempat disekap majikannya di Riyadh Arab Saudi itu dalam keadaan sehat. 

Senada dengan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI, politisi PAN asal Kabupaten Garut ini pun meminta masyarakat agar belajar dari pengalaman Ela Lastari. Dengan demikian masyarakat dapat memetik pengalaman berharga, sehingga tidak mudah tergiur dengan rayuan maut para calo maupun sponsor PMI Ilegal. 

“Anak akan berpotensi kehilangan orang tua, atau sebaliknya orang tua akan kehilangan anak. Ini akan lebih menyakitkan lagi. Jadi saya imbau bahwa seandainya ingin bekerja ke luar negeri tapi tidak melalui jalur resmi, sebaiknya tidak usah menjadi PMI," ucap Enjang Tedi. 

Editor: Asep Supiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut