Diselimuti Duka, Kapten Yulius Korban Heli Jatuh di Kendal Dimakamkan di Cirebon

Toiskandar ยท Minggu, 07 Juni 2020 - 14:54 WIB
Diselimuti Duka, Kapten Yulius Korban Heli Jatuh di Kendal Dimakamkan di Cirebon
Prosesi pemakaman Kapten CPn Yulius Hendro korban Helikopter MI-17 yang jatuh di Kendal diwarnai isak tangis keluarga di Cirebon. (Foto: iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id - Kapten CPn Yulius Hendro, korban tragedi jatuhnya pesawat Helikopter MI-17 di Kendal dimakamkan di tanah kelaiharannya di Desa Kalideres, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Minggu (7/6/2020) siang.

Suasana pemakaman diselimuti duka mendalam pihak keluarga dan kerabat. Isak tangis pun tak terbendung saat peti jenazah Kapten CPn Yulius Hendro dimasukkan ke liang lahat. Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kalideres dengan upacara militer. 

Sang istri berusaha tabah sambil memeluk sang buang hati saat peti jenazah almarhum suami tercinta dimasukkan ke liang lahat.

Diketahui, kecelakaan helikopter MI-17 di Kendal, Jawa Tengah, menewaskan empat anggota TNI AD. Kapten TNI Yulius Hendro yang merupakan salah satu korban jatuhnya pesawat helikopter MI-17 tersebut. Keluarga almarhum berharap kecelakaan pesawat helikopter tak terulang kembali di kemudian hari.

Komandan Pusat Pendidikan Penerbang TNI Angkatan Darat (Danpusdik Penerbad) Kolonel CPn M Masrukin mengatakan, almarhum Kapten CPn Yulius Hendro merupakan flight enginner helikopter MI-17. 

Almarhum Kapten CPn Yulius Hendro, kata Masrukin, gugur saat melaksanakan tugas mengikuti latihan terbang pendidikan dalam rangka mendukung siswa penerbang TNI AD. 

"Saat kejadian, take off dari Semarang sekitar pukul 12.30 WIB. Kami menerima berita (helikopter MI-17 jatuh) sekitar pukul 13.40 WIB. Kami sangat terpukul dengan kejadian ini," kata Masrukin.

Sementara itu, keluarga mengemukakan, almarhum Kapten Yulius Hendro pada Mei 2020 lalu, sempat mengabarkan akan pulang ke Cirebon pada Desember mendatang untuk bertemu keluarga dan ingin foto bersama. Pihak keluarga tidak menyangka itu merupakan firasat, Yulius akan pulang untuk selama-lamanya.

Di mata keluarga, Kapten CPn Yulius Hendro dikenal sebagai pria yang baik. Selain itu korban meninggalkan satu istri dan dua anak, masing-masing berusia 8 tahun dan lima tahun.

Diketahui, Helikopter Mi-17 milik Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) jatuh di area Kawasan Industri Kendal (KIK) Dusun Wonokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020) pukul 13.40 WIB.

Sebanyak 4 prajurit TNI AD gugur dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan lima prajurit lainnya selamat namun mengalami luka-luka. Personel yang keluar dari helikopter dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal.

Setelah dilakukan pemadaman ditemukan korban tiga orang meninggal dunia terbakar di dalam helikopter, sedangkan satu orang lainnya meninggal di rumah sakit.

Kapten Yulius Hendro gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 nomor registrasi HA 5141 yang sedang melaksanakan sedang melaksanakan misi latihan terbang sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1.


Editor : Kastolani Marzuki