get app
inews
Aa Text
Read Next : Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang di Bandara Husein Bandung Diprediksi Naik 60 Persen

Diprediksi Banyak Penumpang Batal ke Bali, Bandara Husein Bandung Siapkan Ini

Rabu, 16 Desember 2020 - 10:15:00 WIB
Diprediksi Banyak Penumpang Batal ke Bali, Bandara Husein Bandung Siapkan Ini
Suasana Bandara Husein Sastranegara Bandung. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - PT Angkasa Pura 2 Bandung menyiapkan swab dan rapid test antigen di Bandara Husein Sastranegara untuk mengantisipasi banyaknya calon penumpang membatalkan penerbangan ke Bali. Pembatalan itu terjadi menyusul kebijakan Pemprov Bali yang memperketat kunjungan wisatawan liburan ke Bali pada Natal dan Tahun Baru 2021. 

Pemprov Bali mewajibkan pendatang memiliki bukti negatif Covid-19 berupa swab test untuk penumpang pesawat udara dan rapid test antigen untuk penumpang darat. Ketentuan itu berlaku mulai 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

"Betul, aturan penumpang pesawat rute Bandung Denpasar harus negatif tes swab mulai berlaku 18 Desember 2020 lusa," jelas Executive General Manager Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung R Iwan Winaya Mahdar, Rabu (16/12/2020).

Dia mengemukakan, kebijakan Pemprov Bali diprediksi membuat banyak calon penumpang membatalkan penerbangan ke Bali. Mengingat untuk biaya tes swab dan rapid antigen cukup mahal. 

Namun Iwan mengaku belum bisa memprediksi jumlah penumpang yang membatalkan keberangkatannya. Saat ini, terdapat empat maskapai yang melayani penerbangan Bandung-Denpasar, yaitu Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, dan Citilink. Sejauh ini,pas faktor empat maskapai rata rata cukup bagus, mencapai 70 persen. 

Kendati begitu, ujarnya, sebagai langkah antisipasi, AP 2 Bandung telah bekerjasama dengan pihak ketiga menyiapkan fasilitas swab test seharga Rp885.000 per orang. Sedangkan untuk rapid antigen di tarif Rp385.000. 

"Untuk swab test hasilnya maksimal 2 kali 24 jam setelah pengambilan darah. Jadi penumpang harus datang ke Bandara sebelum berangkat. Sementara untuk rapid tes antigen hasilnya bisa keluar 15 menit setelah tes," ujar Iwan. 

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut