Dinsos Cirebon Akui Ada Masalah Data Penerima Bansos

Antara ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 15:26 WIB
Dinsos Cirebon Akui Ada Masalah Data Penerima Bansos
Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon, Jawa Barat Iing Daiman. (Foto Humas Pemkot Cirebon).

CIREBON, iNews.id - Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon, Jawa Barat, Iing Daiman mengakui ada masalah terkait data penerima bantuan sosial dari pemerintah pusat. Sebab data yang digunakan tahun 2015.

"Untuk data yang dari Kemensos itu dari tahun 2015, padahal kita gunakan sekarang tentu tidak sesuai," kata Iing di Cirebon, Minggu (21/6/2020).

Iing mengatakan dengan penggunaan data tahun 2015, tentu memunculkan beberapa permasalahan di daerah. Ketika diperbaiki juga butuh waktu yang tidak sebentar, karena harus melalui musyawarah RT/RW, kelurahan dan sampai ke Kepala Daerah.

Dia mencontohkan, data bansos tahun 2015 tentunya sangat jauh berbeda dengan tahun 2020, karena ada penerima bansos yang sudah meninggal dunia, pindah alamat, berubah status dan lainnya.

"Karena pasti ada orang yang sudah meninggal dunia, pindah alamat, ada juga berubah status menjadi mampu. Ketika ada yang seperti itu, maka kami tidak bisa langsung mengubah datanya," ujar Iing.

Selain itu, menurut dia, ketika pada Maret lalu seharusnya akan dilakukan verifikasi validasi data bansos, namun tertunda karena adanya wabah virus corona atau Covid-19.

"Verifikasi validasi data atau update data yang seharusnya dilakukan pada bulan Maret lalu, karena ada pandemi jadi tertunda," ujarnya.

Meski begitu, di Kota Cirebon penerima bantuan sosial dari Kemensos yaitu sebanyak 15.010 KK atau rumah tangga sasaran (RTS). Saat ini data bansos juga terus dilakukan perbaikan.

"Data sudah relatif sinkron, meskipun ada problem. Karena ketika mengganti data yang berada di pusat informasi Kemensos itu tidak semudah mengganti data di daerah," katanya.


Editor : Faieq Hidayat