Dilarang Mudik karena Corona, Ibu di Purwakarta Nekat Bacok Anaknya

Irwan ยท Senin, 11 Mei 2020 - 13:41 WIB
Dilarang Mudik karena Corona, Ibu di Purwakarta Nekat Bacok Anaknya
Pelaku diamankan di Polsek Campak. Senin (11/5/2020). (Foto iNews.id/Irwan).

PURWAKARTA, iNews.id - Seorang ibu berinisial T (60), warga Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, nekat membacok putranya, Sugiono (48), dengan golok. Penyebabnya hanya karena sang putra melarang T mudik di tengah pandemi virus corona.

"Sama anak saya nggak boleh mudik karena ada corona tidak boleh pulang semua orang," ucap pelaku T di Purwakarta, Senin (11/5/2020).

Peristiwa pembacokan terjadi di Perum Bukit Residen Blok C/4, Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Purwakarta pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku ingin mudik ke Jember, Jawa Timur.

Namun anak menjelaskan kepada ibunya alasan melarang mudik karena sesuai aturan pemerintah dalam penanganan pandemi corona. Pelaku kemudian mengambil golok di dapur rumahnya.

"Masalahnya tidak diizinkan anaknya, sehubungan untuk mudik tidak diperkenankan karena aturan pemerintah. Setelah pencabutan aturan, akan diantar anaknya mudik ke Jember," kata Kapolsek Campaka AKP Teguh Sujito.

Ketika korban Sugiono tidur di kamarnya, ibu membacoknya karena kesal dilarang mudik. Korban teriak minta tolong karena mengalami luka di bagian kepala.

"Anaknya pas tidur, ibunya membawa golok langsung disabet arah kepala anaknya sendiri," ucap Teguh.

Aksi pelaku berhenti setelah polisi datang ke lokasi. Pelaku pun langsung diamankan Polsek Campaka dan korban dibawa ke Rumah Sakit Siloam Purwakarta.

Atas perbuatan itu, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.


Editor : Faieq Hidayat