Didemo Warga, Pesta Tahun Baru di Purwakarta Diganti Doa Bersama

Irwan ยท Senin, 31 Desember 2018 - 18:29 WIB
Didemo Warga, Pesta Tahun Baru di Purwakarta Diganti Doa Bersama
Ratusan santri berunjuk rasa menolak rencana pesta tahun baru yang digelar Pemkab Purwakarta, Jabar. (Foto: iNews.id/Irwan)

PURWAKARTA, iNews.id - Ratusan santri dan ulama yang tergabung dalam Persatuan Umat Islam Purwakarta, Jawa Barat berunjuk rasa menolak panggung pesta hiburan akhir tahun yang diselenggarakan pemkab, Senin (31/12/2018).

Mereka menolak rencana pertunjukan musik dan pesta kembang api yang digagas Pemkab Purwakarta dalam panggung hiburan spektakuler perayaan tahun baru. Massa menilai hiburan spektakuler yang akan digelar tidak tepat. Selain hanya menghamburkan uang, juga terkesan tidak berempati dengan kondisi bangsa khususnya wilayah Jawa Barat yang sedang dilanda bencana.

Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk dan poster yang di antaranya bertuliskan “Maksiat mengundang laknat”. Setelah berorasi, perwakilan massa kemudian diterima jajaran Muspida Purwakarta.

Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi AB mengaku tidak bisa melarang adanya izin keramaian untuk hiburan pada malam pergantian tahun. Namun, pihaknya telah mengimbau agar pertunjukan yang sifatnya hiburan untuk saat ini sebaiknya tidak digelar di wilayah Purwakarta.

“Izin tetap kami keluarkan, tapi kami rekomendasikan agar pesta panggung dikaji ulang. Ini bentuk rasa empati kita sebagai masyarakat Purwakarta terhadap saudara kita yang tertimpa bencana. Alhamdulillah, pemkab setuju untuk membatalkan acara kemeriahan pesta tahun baru,” katanya.

Menurut Kapolres, sebagai ganti dibatalkannya pesta tahun baru akan digelar zikir bersama pada malam pergantian tahun yang dipusatkan di Lapangan Sahate, Purwakarta.


Editor : Kastolani Marzuki