Depresi, Ibu Hamil 1 Jam di Tasikmalaya Tak Boleh Dikunjungi

Asep Juhariyono ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 17:30 WIB
Depresi, Ibu Hamil 1 Jam di Tasikmalaya Tak Boleh Dikunjungi
Dokter bersama tim medis dari Puskesmas Kecamatan Puspahiang memeriksa kesehatan ibu hamil satu jam. Senin (20/7/2020) (Foto iNews/Asep Juhariyono).

TASIKMALAYA, iNews.id - Ibu hamil satu jam, Heni Nuraeni (30) warga Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, tidak boleh dikunjungi tamu. Sebab Heni sedang mengalami depresi akibat viral di media sosial.

Kepala Desa Mandalasari Cuncun Khoerudin, mengaku akan memasang plang larangan berkunjung ke rumah Heni Nuraeni.

"Setelah bertemu dan kami berembuk dengan pihak KPAID Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya kami sepakat untuk saat ini menolak sementara tamu yang datang. Ini dilakukan demi memulihkan kesehatan Ibu Heni," kata Cuncun di Tasikmalaya, Kamis (23/7/2020).

Selain itu, menurut dia, awak media juga tidak boleh diperkenankan wawancara Heni. "Untuk sementara semua warga atau tamu tidak boleh dulu menengok atau berkunjung ke rumah Ibu Heni. Termasuk warga sekitar, kenalan, maupun media," ujar Cuncun.

Cuncun menyebutkan, kehamilan satu jam tersebut sudah menyebar di tanah air. Akibatnya banyak orang ingin berkunjung ke rumah Heni.

"Katanya sudah menyebar di tanah air. Makanya banyak tamu yang terus berdatangan karena merasa penasaran untuk melihat sang bayi laki-laki yang diberi nama Lingga Cipta Radepa," katanya.

Padahal untuk dapat mencapai rumah Heni di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, mesti menyusuri jalan desa yang kondisinya berbatu, licin, becek dan rusak berat.

"Saya pernah satu kali ke sana, namun jalannya rusak berat sekitar 10 km dengan batu yang sudah tidak beraspal. Kalau turun hujan, jalan ke lokasi pun akan semakin berat karena menjadi licin dan banyak lumpur disepanjang jalan. Yang datang ke rumah Heni paling warga sekitar atau sejumlah wartawan yang akan meliput," ujar salat satu warga Andri (33).


Editor : Faieq Hidayat