Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Cibinong Bogor, Polda Jabar Hanya Back Up Pengamanan

Agus Warsudi ยท Rabu, 18 November 2020 - 14:36:00 WIB
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Cibinong Bogor, Polda Jabar Hanya Back Up Pengamanan
Personel Densus 88 Antiteror Polri. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris Anang Yudhi Riswanto (41) di Kampung Mutiara Sentul Estate Blok O Nomor 17 RT/RW 001/010, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (18/11/2020). Terduga teroris yang diringkus ini diduga terlibat dalam kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Informasi yang dihimpun, selain terlibat dengan JI, terduga teroris Anang Yudhi Riswanto pernah menjabat sebagai Sekretaris 3 Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Bogor pada 2015.

Kemudian, Anang juga menjabat sebagai Kepala Iqtishot Bithonah yang merupakan subbidang dalam struktur Jamaah Islamiyah yang berisi kumpulan para pengusaha yang berperan sebagai salah satu donatur atau sumber pendanaan organisasi JI.

Dana yang terkumpul tersebut salah satunya digunakan digunakan untuk membiayai pengiriman sekitar 80 anggota JI ke Suriah untuk mengikuti pelatihan militer.

Sebelum ditangkap di Kabupaten Bogor, pernah diketahui berada di pertemuan kelompok JI pada 22 September 2018 di Ruko Bizpark, Kopo, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, benar personel Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris Anang Yudhi di Cibinong, Kabupaten Bogor.

Namun, ujar Kabid Humas, Polda Jabar tidak dilibatkan langsung dalam penangkapan. "Kami (Polda Jabar) hanya mendapatkan pemberitahuan dan permintaan back up untuk mengamankan lokasi penangkapan terduga teroris," kata Kombes Pol Erdi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (18/11/2020).

Karena itu, ujar Erdi, pihaknya tidak mendapatkan detail kronologi penangkapan dan kasus terduga teroris yang dibekuk di Kecamatan Cibinong, Kabuapten Bogor itu. "Kami tidak tahu bagaimana detailnya. Sebab kami, polres jajaran, dalam hal ini Polres Bogor, hanya diminta backup pengamanan," ujar Kombes Pol Erdi.

Editor : Agus Warsudi