Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Sejumlah Dokumen Radikalisme Disita

Didit Junaidi ยท Sabtu, 26 Oktober 2019 - 16:19 WIB
Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Sejumlah Dokumen Radikalisme Disita
Tim Densus 88 dan Polres Metro Bekasi mengamankan sejumlah dokumen radikalisme dari rumah terduga teroris di Kabupaten Bekasi, Jabar, Sabtu (26/10/2019). (Foto: iNews/Didit Junaidi)

BEKASI, iNews.id – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bersama Polres Metro Bekasi menggeledah rumah terduga teroris berinisial SG di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (26/10/019). Penggeledahan tersebut menindaklanjuti penangkapan SG di Limus Nunggal, Cileungsi, Bogor.

Dari penggeledahan di salah satu rumah di Perumahan Griya Setu Permai, Kabupaten Bekasi itu, Densus 88 mengamankan satu unit komputer jinjing, dan puluhan anak panah serta busur. Densus juga mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan radikalisme.

“Kami hanya mendampingi, mem-backup Densus melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris SG setelah ditangkap di lokasi berbeda. Hasil penggeledahan, diamankan beberapa dokumen, seperangkat peralatan memanah,” kata Kapolsek Setu AKP Wahid Key.

 

BACA JUGA:

Geledah Rumah 2 Terduga Teroris di Bandar Lampung, Densus 88 Amankan Bahan Peledak

Densus 88 Sita Senapan Angin dan Dokumen dari Penggeledahan Gardu Induk PLN Tasikmalaya

 

Ketua RT Abdullah mengatakan, warga sekitar tak mengira SG yang tinggal bersama istrinya selama hampir 10 tahun di sana terlibat jaringan terorisme. Selama ini, SG memang dikenal sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

“Dia lebih banyak melakukan kegiatan di luar rumah, terutama hari Sabtu dan Minggu. Kalau menerima tamu sepertinya jarang saya lihat,” ujar Abdullah.

Penangkapan terhadap teroris di wilayah Kecamatan Setu Bekasi merupakan penangkapan yang kesekian kalinya dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Wilayah Setu yang memiliki kultur yang heterogen diduga menjadi lokasi yang tepat bagi persembunyian para terduga teroris.

Camat Setu Surya Wijaya mengimbau kepada masyarakat agar lebih peka dan melakukan deteksi dini terhadap warga pendatang baru, terutama yang tampak mencurigakan. Sementara bagi warga pendatang baru atau tamu diminta untuk langsung melapor ke RT setempat.

“Kami akan terus mendata penduduk wilayah RT dan RW setempat, terutama bagi mereka yang KTP-nya luar Kecamatan Setu atau luar Kabupaten Bekasi. Kami juga mungkin akan mendata lagi penduduk yang mengontrak,” katanya.


Editor : Maria Christina