Demi Mudik, Ratusan Warga Serbu Gerai Vaksinasi Booster Malam di Polrestabes Bandung
BANDUNG, iNews.id - Pascapemerintah membolehkan mudik lebaran 2022, ratusan warga menyerbu vaksinasi booster yang digelar Polrestabes Bandung. Bahkan warga terus berdatangan ke gerai vaksinasi booster di Klinik Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung yang buka sampai malam.
Pada Jumat (8/4/2022) malam, warga tampak antusias disuntik vaksin 1, 2, dan 3 atau booster demi bisa pulang ke kampung halaman. "Dalam satu hari, Seksi Dokkes Polrestabes Bandung menyediakan 2.000 dosis vaksin baik kesatu, kedua, maupun ketiga atau booster," kata Kepala Seksi Dokkes Polrestabes Bandung Kompol drg Sutria Haris.
Selama bulan suci Ramadhan, ujar Kompol drg Sutria Haris, Polrestabes Bandung menyediakan 2.000 dosis. Selain itu, pelayanan vaksinasi dibuka mulai pukul 09.00 WIB sampai malam hari. Antusiasme masyarakat untuk disuntik vaksin Covid-19, cukup tinggi.

Polrestabes Bandung sengaja menggelar vaksinasi dari siang sampai malam hari, ujar Kompol drg Sutria Haris, untuk mempercepat capaian vaksinasi booster dengan target 30 persen di wilayah aglomerasi Bandung Raya. Saat ini capaian vaksinasi booster sebesar 25,3 persen. Target 30 persen diharapkan bisa tercapai sebelum lebaran.
"Harapannya, setelah lebaran tidak ada lonjakan Covid-19 lagi. Kami menyediakan tiga jenis vaksin, Sinovac, Moderna, dan Pfizer untuk disuntikan kepada masyarakat," ujar Kompol drg Sutria Haris.
Vita, peserta vaksinasi mengatakan, disuntik vaksin booster karena ada rencana melakukan perjalanan ke Bali. "Persyaratannya mudah. Tinggal datang, bawa KTP, daftar, dan disuntik vaksin," kata Vita.
Fajar, peserta vaksinasi mengatakan, tahu layanan vaksinasi booster di Polrestabes Bandung dari media sosial (medsos) Instagram. Cara daftarnya pun mudah. Tinggal datang membawa kartu tanda penduduk (KTP), cek tensi darah, dan skrining kesehatan. Setelah itu disuntik vaksin.
"Saya disuntik vaksin booster atau ketiga sebagai persiapan mudik ke Jawa Timur. Saya sengaja datang malam hari karena kalau siang ada kerjaan," kata Fajar.
Editor: Agus Warsudi