Cerita Poligami Abah Cijeunjing asal Ciamis yang Viral, Nikahi Janda 2 Anak untuk Urus Usaha

Acep Muslim ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 15:35 WIB
Cerita Poligami Abah Cijeunjing asal Ciamis yang Viral, Nikahi Janda 2 Anak untuk Urus Usaha
Abah Hafi yang viral karena poligami di Ciamis, Kamis (13/2/2020) (Foto:iNews/ Acep Muslim)

CIAMIS, iNews.id - Sempat sulit ditemui oleh wartawan pasca viral prosesi pernikahanya dengan istri kedua, pengurus pondok pesantren Sholawat Wabarik Cijeunjing, Ciamis, Jawa Barat (Jabar), Abah Cijuenjing alias KH Hafi Muhammad Kafi Firdaus buka suara. Dia awalnya menjelaskan pernikahannya kepada publik.

Abah Hafi menyayangkan pernikahannya viral di media sosial. Dia menyebut video tersebut diunggah oleh kakak iparnya di media sosial Tiktok.

"Pas masuk hotel yang upload kan kakak ipar, saya nggak tahu saya divideoin peluk-pelukan. Saya tahu video viral waktu itu turun dari mobil. Kalau tahu diuplod, saya larang," kata Abah Hafi, Kamis (13/2/2020).

Tangkapan layar Tiktok Abah Hafi diantarkan nikah, Kamis (13/2/2020)
Tangkapan layar Tiktok Abah Hafi diantarkan nikah, Kamis (13/2/2020)

Abah Hafi menuturkan saat prosesi lamaran tersebut dirinya merasa capek sehingga tidak berfikir mengenai video yang dilakukan oleh orang lain. Dia mengaku hampir marah, tapi ditahannya karena menganggap sebagai takdir Allah.

"Saya pengen marah, saya sama sekali nggak mau," ujarnya.

Abah mengatakan jika diirnya menikah lagi karena tuntutan di mana ada usaha bisnis di luar pesantren yang perlu dipegang orang kepercayaanya. Sehingga istri keduanya bernama Rita Andriani Mustofa, yang juga seorang janda beranak dua, diminta menjadi istrinya.

Proses pernikahan tersebut sepenuhnya diurus oleh istri pertamanya Neng Imas atau Ummah. Ummah ingin fokus mengurus pesantren bersama Abah.

"Saya sendiri kaget," katanya.

Istri pertama dan kedua Abah Hafi, Kamis (13/2/2020) (Foto:iNews/Acep Muslim)
Istri pertama dan kedua Abah Hafi, Kamis (13/2/2020) (Foto:iNews/Acep Muslim)

Prosesnya tidak mudah, pernikahan dilakukan setelah dua tahun pencarian. Neng Imas akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Rita yang merupakan warga Tasikmalaya.

Abah Hafi mengakui ada pro dan kontra terkait poligami. Dia menilai hal itu wajar sebagai dinamika kehidupan, terutama bagi pihak perempuan.

"Itu dinamika kehidupan, namanya wajar. Kalangan luar sensitif poligami terutama untuk perempuan," katanya.

Sementara itu, Ummah juga mengaku tidak ada niat dari keluarga untuk memviralkan video pernikahannya. Dia menyebut video tersebut hanya untuk dokumentasi.

"Nggak ada niat viralkan, cuman buat dokumentasi," katanya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq