Cari Keuntungan di Tengah Musibah, 10 Calo di Dukcapil Cianjur Diciduk Polisi

Antara ยท Jumat, 03 Januari 2020 - 21:15 WIB
Cari Keuntungan di Tengah Musibah, 10 Calo di Dukcapil Cianjur Diciduk Polisi
Ilustrasi (dok. iNews)

CIANJUR, iNews.id - Polsek Karangtengah mengamankan sepuluh calo yang biasa beraksi di Kantor Disdukcapil Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Calo-calo tersebut dinilai meresahkan warga yang sedang mengurus adminsitrasi kependudukan.

"Kami mendapat laporan langsung dari Plt Bupati Cianjur Herman Suherman yang sempat melakukan sidak ke dinas yang mengeluarkan adminduk terkait maraknya percaloan. Kami langsung melakukan penangkapan terhadap 10 orang diduga calo," kata Kapolsek Karangtengah, Kompol Sri Widodo di Cianjur Jumat (3/1/2020) seperti dikutip Antara.

BACA JUGA:

Cek Korban Banjir di Bekasi, Mendagri Minta Dukcapil Kerja Cepat Urus Dokumen yang Kena Banjir

Kemendagri Gratiskan Penggantian Dokumen Kependudukan yang Rusak karena Banjir

Modus yang dilakukan calo yaitu dapat mempercepat semua proses adminduk yang diajukan pemohon dengan imbalan uang hingga ratusan ribu rupiah. Padahal seharusnya seluruh adminduk yang diajukan tidak dikenakan biaya.

"Pungutan liar yang mereka lakukan dicurigai bekerja sama dengan orang dalam dinas. Kami masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan para calo yang sebagian besar mengakui ada pembagian untuk beberapa orang di dinas tersebut," Sri.

Dia akan mencari pelaku lainnya yang diduga terlibat. Oknum PNS yang terlibat juga akan dikenai pidana jika terbukti.

Seperti diberitakan minimnya stok blangko KTP-e di Disdukcapil Cianjur, dimanfaatkan calo untuk meraup keuntungan yang dibagi dengan orang dinas. Bahkan calo yang sempat ditemui sebelumnya, memasang tarif Rp150 ribu untuk jasa mencetak KTP-e tanpa harus mengantre.

Hal tersebut membuat Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman langsung melakukan sidak dan mengimbau warga tidak mengunakan jasa calo karena proses adminduk tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

Bahkan Herman mengancam jika ada orang dinas yang terbukti membantu percaloan akan dijatuhkan sanksi tegas pemecatan. Sehingga untuk menghilangkan percaloan pihaknya berkordinasi denga kepolisian untuk memberantas percaloan.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq