Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Ibu Muda di Cimahi Ditangkap Polisi

Yuwono ยท Senin, 16 April 2018 - 16:58 WIB
Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Ibu Muda di Cimahi Ditangkap Polisi
Pelaku pembuang bayi SE saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cimahi Selatan. (Foto: iNews/Yuwono)

CIMAHI SELATAN, iNews.id – Seorang buruh pabrik perempuan di Cimahi, Jawa Barat, ditangkap polisi. Wanita muda berinisial SE (18) ditengarai telah membuang bayi yang baru dilahirkannya, hingga akhirnya ditemukan warga dalam kondisi sudah membusuk.

Informasi yang dihimpun iNews, peristiwa memilukan itu terjadi pada 10 April 2018. Saat itu, warga di Kecamatan Cimahi Selatan melaporkan adanya penemuan bayi dalam kondisi sudah tak bernyawa di atap genting rumah warga, yang sekaligus jadi lokasi industri rumahan.

Polsek Cimahi Selatan yang mendapat laporan langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah bayi berkelamin laki-laki itu kemudian dievakuasi. Petugas melakukan olah TKP sekaligus memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Dari hasil pengembangan, mengerucut kepada satu nama yang diduga kuat sebagai orang tua pembuang bayi tersebut. Polisi akhirnya meringkus terduga pelaku yang sudah pulang ke kampung halamannya di wilayah Kertasari, Kabupaten Bandung.

Saat diamankan pelaku SE tidak melawan dan mengakui perbuatannya. Dia hanya tertunduk malu saat dibawa petugas ke Mapolsek Cimahi Selatan untuk diproses lebih lanjut.

Kepada petugas, SE mengaku nekat membuang bayi yang baru dilahirkannya itu lantaran malu. Bayi itu merupakan hasil hubungan gelapnya pelaku dengan teman prianya. Saat kejadian, pelaku melahirkan bayi itu toilet industri rumahan tempatnya bekerja. Bayi yang masih terpasang ari-arinya itu kemudian dia masukan ke dalam tas plastik dan ditempatkan di bagian genting.

“Wanita muda ini kami tangkap karena telah membuang bayi laki-laki hasil hubungan dengan mantan pacarnya. Penangkapan kami lakukan dikediamannya di wilayah Kertasari, Kabupaten Bandung,” kata Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman.

Dia melanjutkan, untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku saat ini telah ditahan di sel Mapolsek. Pelaku dikenakan Pasal 314 dan Pasal 342 KUHP untuk menjerat pelaku dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.


Editor : Donald Karouw