get app
inews
Aa Text
Read Next : Atap Ruas Kelas SDN Kadongdong 2 Garut Ambruk akibat Diterpa Hujan Deras

BPBD Garut Sebut Bencana Banjir Terjang 3 Kecamatan, Rumah Warga Rusak

Kamis, 30 Maret 2023 - 17:12:00 WIB
BPBD Garut Sebut Bencana Banjir Terjang 3 Kecamatan, Rumah Warga Rusak
Rumah warga Garut rusak akibat diterjang banjir. (FOTO: ANTARA)

GARUT, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, hujan deras yang mengguyur Garut menyebabkan bencana banjir menerjang tiga kecamatan. Akibat bencana itu, rumah warga dan fasilitas umum rusak.

"Hujan deras yang terjadi kemarin menyebabkan beberapa rumah warga terdampak, infrastruktur juga ada yang rusak, jumlahnya masih didata petugas di lapangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Garut Satria Budi, Kamis (30/3/2023).

Satria Budi menyatakan, hujan deras yang mengguyur Garut pada Rabu (29/3/2023) menyebabkan aliran air dari drainase meluap dan banjir menggenangi badan jalan dan pemukiman rumah warga di Kecamatan Cikajang, Bayongbong, dan Banyuresmi.

Kerusakan rumah, ujar dia, dilaporkan terjadi di Kecamatan Bayongbong dan Banyuresmi. Kerusakan itu akibat kondisi bangunan sudah lapuk sehingga mudah rusak saat diterjang banjir. "Rumah yang rusak itu karena kondisinya sudah tua dan lapuk," ujar Satria Budi.

BPBD Garut saat ini masih terus mendata rumah warga terdampak, terutama yang rusak, untuk diusulkan mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Garut.

Jenis bantuan untuk rumah warga yang terdampak banjir, kata dia, bisa berupa material bangunan rumah sesuai dengan kebutuhan warga agar rumahnya bisa kembali diperbaiki dan ditempati lagi dengan aman.

"Untuk rumah warga yang terdampak sudah dibersihkan secara mandiri, untuk rumah yang rusak kita coba komunikasikan dengan Dinas Perkim untuk mengusulkan permohonan bantuan bahan bangunan," tutur dia.

Satria Budi mengatakan, bencana banjir tersebut karena adanya penyumbatan pada saluran air seperti drainase, ada juga badan jalan yang tidak memiliki drainase, atau sudah tidak berfungsi akibatnya air hujan mengalir ke jalan.

Satria meminta masyarakat untuk membersihkan sampah dari saluran air, begitu juga ranting-ranting pohon agar tidak dibuang ke selokan maupun sungai, tapi bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan bahan bakar memasak.

"Seperti yang di Banyuresmi itu banyak ranting pohon, seharusnya tidak dibuang ke sungai, tapi bisa dipakai jadi kayu bakar atau dibakar saja. Jangan dibuang karena bisa menyebabkan banjir," ucap Satria Budi.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya bencana alam seperti banjir dan longsor pada musim hujan. 

"Kitaat harus selalu waspada saat terjadi hujan, informasi dari BMKG hujan sampai April, mudah-mudahan tidak hujan besar lagi," ujar dia.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut