Bima Arya Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Bogor pada Juli-Agustus

Antara ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 11:47 WIB
Bima Arya Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Bogor pada Juli-Agustus
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. (Foto: SINDOnews)

BOGOR, iNews.id - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengantisipasi kenaikan kasus positif Covid-19 dalam 10 hari terakhir. Selain itu Bima Arya melakukan langkah antisipasi adanya prediksi penyebaran virus corona akan meningkat pada Juli-Agustus 2020.

"Dari hasil kajian tim ahli epidemiologi penyebaran virus Covid-19 akan meningkat lagi di Kota Bogor pada Juli sampai Agustus 2020," kata Bima Arya Sugiarto di Kota Bogor, Minggu (21/6/2020).

Menurut dia, guna mengantisipasi peningkatan penyebaran Covid-19 hanya bisa dilakukan dengan mencegah transmisi lokal, yakni interaksi manusia dari luar kota Bogor ke Kota Bogor. Pemkot Bogor akan melakukan langkah-langkah antisipasi agar kasus Covid-19 tetap landai.

"Targetnya, buka bukan mengejar angka positif Covid-19 menjadi rendah, tapi berikhtiar agar lebih banyak warga Kota Bogor yang selamat," katanya.

Dia juga menjelaskan, Pemkot Bogor akan melakukan tiga langkah antisipasi, yakni penguatan mitigasi infeksi, melakukan tes swab lebih masif, serta terus melakukan kampanye penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

Menurut dia, pada penguatan mitigasi infeksi, dilakukan dengan membangun sistem lacak dan pantau melalui surveilas. "Kami melakukan penguatan pasukan di lapangan yang disebut deteksi aktif (detektif) Covid-19. Pada tim detektif Covid-19 ada unit melacak dan unit pemantau," katanya.

Tugas unit pelacak, kata dia melacak orang-orang yang teridentifikasi positif Covid-19. "Tim pelacak ini bekerja menentukan ODP (orang dalam pemantauan) semaksimal mungkin dan seakurat mungkin setelah diketahui adanya kasus positif," katanya.

Kemudian, tim pemantau, tugasnya memastikan agar orang-orang yang ODP tetap dipantau dan tidak ke mana-mana selama 14 hari. "Unit pemantau ini anggotanya ada 822 orang di seluruh Kota Bogor, yakni merekrut tenaga sukarelawan untuk menguatkan tim di puskesmas," katanya.

Tim pelacak dan tim pemantau ini diharapkan terus bekerja secara intensif dan efisien dalam mengidentifikasi penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.


Editor : Faieq Hidayat