Bertemu Jokowi, Simpatisan di Sukabumi: Sekarang Urus Sertifikat Mudah

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 11 April 2019 - 14:12 WIB
Bertemu Jokowi, Simpatisan di Sukabumi: Sekarang Urus Sertifikat Mudah
Capres Nomor Urut 02 Joko Widodo (Jokowi) berdialog dengan warga saat kampanye di Gedung Bazul Asyhab Kabupaten Sukabumi, Jabar, Kamis (11/4/2019). (Foto: IST)

SUKABUMI, iNews.id – Kehadiran Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 01, Joko Widodo dalam kampanye di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Kamis (11/4/2019) mendapat sambutan meriah dari warga. Bahkan, simpatisan menyampaikan langsung perubahan selama masa pemerintahan capres petahana itu, salah satunya pengurusan sertifikat yang menjadi mudah.

Hal ini terungkap saat Jokowi mengatakan, bahwa tahun 2025, seluruh masyarakat harus pegang sertifikat haknya. Program Sertifikat untuk Rakyat bukan isapan jempol belaka, karena manfaatnya sudah mulai dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Program yang digagas sejak awal kepemimpinan Jokowi, empat tahun lalu ini memang nyata manfaatnya. Bukan sekadar memberi kepastian hukum atas kepemilikan tanah, tapi juga dalam pengurusan perizinan lain yang terkait.

Ketika berdialog dengan Jokowi, salah satu warga yang hadir di Gedung Bazul Asyhab Kabupaten Sukabumi, Ika dari Cibadak mengatakan, baru kali ini dia mendapat sertifikat tanah secara gratis. Salah satunya sertifikat tanah yang dipakai untuk kegiatan pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Saya dapat dua sertifikat Pak. Saya punya PAUD, yang saya nanti-nanti dari dulu, enggak pernah ada sertifikat gratis. Sekarang PAUD dapat sertifikat gratis,” kata Ika kepada Capres Petahana Jokowi.

Dengan sertifikat tersebut, pengurusan IMB dan kelanjutan izin operasi mudah dilakukan. “Untuk perpanjangan izin operasional harus ada kekuatan hukum untuk tanah,” kata Ika mengenai manfaat sertifikat yang diterimanya.

Capres Nomor Urut 01 Jokowi dalam orasi politiknya juga mengatakan, menargetkan perolehan suara di atas 50 persen di Provinsi Jabar dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Target yang sama Khusus di Sukabumi, dia juga memasang target serupa dari hasil Pilpres 2014 yang hanya 32 persen.

“Pada Pilpres 2019, kita harus menang minimal 50 persen. Saya tidak minta tinggi-tinggi, minimal 50 persen,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini sudah banyak alim ulama yang memberikan back up dan dorongan sehingga kondisi Sukabumi mulai terbalik. Selain itu, nantinya sejumlah proyek pembangunan akan dikerjakan seperti jalur ganda kereta api dan pembangunan bandara di Sukabumi.

“Karena dalam 4,5 tahun, kita konsentrasi di sini. Misalnya Tol Bocimi yang 20 tahun tidak bergerak sekarang sudah sampai Cigombong,” ucapnya.


Editor : Maria Christina