Bermain di Saluran Air, 2 Bocah Ciparay Bandung Hilang

Sindonews.com ยท Sabtu, 15 Februari 2020 - 09:15 WIB
Bermain di Saluran Air, 2 Bocah Ciparay Bandung Hilang
Pencarian anak hilang di Ciparay Bandung, Jumat (15/2/2020) (Foto:iNews/Ervan David)

BANDUNG, iNews.id - Petugas search and rescue (SAR) menyisir saluran air dan sungai di kawasan Jalan Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung untuk mencari dan menemukan dua bocah, Faiz (6) dan Irgi (6), Jumat (14/2/2020) malam. Dua bocah tersebut diduga hilang usai bermain di saluran air.

Kedua korban disebutkan belum pulang ke rumah sejak siang menjelang sore, tepatnya pukul 14.30 WIB hingga malam. Ada yang menyebutkan kedua korban hanyut terseret arus air saat hujan deras mengguyur semua kawasan di Kota Bandung.

Petugas dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung dan rescue Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih mengecek kebenaran kabar tersebut. Penyisiran dilakukan mulai dari selokan besar yakni Selokan Loa hingga Pasadena blok B yang berjarak lebih dari 1 kilometer, namun korban belum juga ditemukan.

"Intinya, masih dicek kebenarannya (kabar dua korban hilang akibat terseret arus saluran air)," kata Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Sukaryanto.

Sukaryanto mengemukakan, dari keterangan orang tua dua anak yang hilang, kedua korban diduga terseret arus sungai ketika sedang bermain sepak bola. Dua anak tersebut belum kembali ke rumah hingga sekarang.

"Sebelum kejadian, (kedua korban Faiz dan Irgi) tadi lagi main bola," ujar Kapolsek.

Setelah melakukan pencarian sejak pukul 15.00 WIB, petugas dari Damkar Bandung dan Basarnas Bandung menghentikan pencarian pada dua bocah bernama Faiz (6) dan Irgi (6) sekitar pukul 21.30 WIB.

Petugas Damkar Kota Bandung Deden Supriadi menuturkan, pencarian dihentikan karena kondisi sudah larut malam dan penerangan kurang memadai sehingga menyulitkan petugas.

Petugas akan melanjutkan pencarian besok sekitar pukul 09.00 WIB.

"Jadi kalau untuk pencarian hari ini kami hentikan dulu karena kondisi sudah malam. Tadi kami sudah mencari dari titik lokasi terseretnya korban hingga Pasadena," kata Deden.

Dari keterangan saksi, tutur Deden, kejadian bermula ketika Faiz dan Irgi sedang bermain sepak bola di dekat lahan tak jauh dari saluran air. Ketika itu, Irgi terpeleset ke selokan dan Faiz berupaya menyelamatkan temannya itu.

Namun, keduanya justru tercebur ke selokan. Adapun kondisi aliran air saat itu cukup kencang karena hujan deras mengguyur kawasan itu. Bahkan tinggi muka air naik.

"Jadi asumsi ada dua anak yang terseret arus," kata dia.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq