Bentrok Geng Motor di Cirebon Tewaskan 2 Pemuda, Polisi Tangkap 7 Orang

Toiskandar ยท Senin, 06 Januari 2020 - 21:45:00 WIB
Bentrok Geng Motor di Cirebon Tewaskan 2 Pemuda, Polisi Tangkap 7 Orang
Tujuh pelaku bentrok antargeng motor di Cirebon yang menewaskan dua orang ditangkap petugas Polres Cirebon Kota, Senin (6/1/2020). (Foto: iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id – Dua pemuda di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat tewas akibat bentrok antargeng motor. Korban yakni AS, warga Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon; dan Anenta Bentar Ramadhan, warga Suranenggala Cirebon. Keduanya luka bacok di kepala.

Bentrok antargeng motor itu terjadi Minggu (5/1/2020) di Jalan Katiasa, Kota Cirebon. Tak lama setelah kejadian itu, polisi menangkap tujuh pelaku.

Ibunda AS, Jubaedah menuturkan, anaknya menjadi korban kebrutalan geng motor. AS tewas setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Jati, akibat menderita luka bacok di bagian kepala."Saya tidak menyangka anak saya akan meninggal dengan cara seperti ini," ujar Jubaedah, Senin (6/1/2020).

BACA JUGA:

Geng Motor Serang 2 Rumah di Cirebon, 1 Warga Tersiram Minyak Panas

Massa Pendukung 2 Calon Kades di Cirebon Nyaris Bentrok akibat Berita Hoax

Sementara itu, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan tujuh orang pelaku, Senin (6/1/2020) sore. Lima di antaranya masih di bawah umur. Ketujuh pelaku yakni DH, SL, MFS, MF, MTR, AP dan IS.

“Ada tujuh pelaku yang sudah kita tangkap. Kita masih kembangkan kasus ini karena kemungkinan pelaku bertambah,” kata Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy.

 

Akibat perbuatannya, ketujuh pelaku ini dijerat pasal berlapis yakni Pasal 170 tentang Pengeroyokan, Pasal 351 tentang Penganiayaan, dan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman 20 tahun penjara.

“Para pelaku ini tergabung dalam kelompok geng remaja penggung untuk santai. Sedangkan, dua korban yang meninggal merupakan dari kelompok Cirebon Gangster,” katanya.

Dia menambahkan, peristiwa tawuran antar gang motor itu bermula dari janjian untuk tawuran melalui media sosial dengan kode Qiu. Setelah disepakati, mereka kemudian tawuran di tempat yang telah ditentukan dengan membawa sejumlah senjata tajam hingga batu.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: