Bawa Proposal, Ormas di Bekasi Minta Jatah THR ke Pelaku Usaha

Rahmat Hidayat ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 14:52 WIB
Bawa Proposal, Ormas di Bekasi Minta Jatah THR ke Pelaku Usaha
Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Pol Wijonarko. Rabu (13/5/2020) (Foto iNews.id/ Rahmat).

BEKASI, iNews.id - Organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Bekasi, Jawa Barat meminta jatah tunjangan hari raya (THR) lebaran Idul Fitri ke pelaku usaha. Ormas tersebut juga membawa sebuah proposal bantuan.

Salah satu pelaku usaha, Desy Setiawati mengaku resah adanya ormas yang meminta jatah THR. Sebab usaha Desy tidak ada pemasukan karena pandemi wabah corona.

"Iya kami resah, dagang lagi susah begini ada PSBB," ucap Desy di Bekasi, Rabu (13/5/2020).

Video amatir ormas minta jatah THR beredar viral di media sosial. Dalam video itu, ada dua anggota ormas mengenakan seragam membawa proposal untuk bantuan THR. Bahkan dalam proposal itu ada surat edaran tembusan dari pemerintah daerah, TNI dan Polri.

Desy menyebut ormas itu meminta uang kepada pedagang warung atau kios dengan alasan sumbangan THR. Uang yang diminta kisaran Rp20.000 hingga Rp100.000 per orang.

"Kalau nggak dikasih marah. Kami sih minta jangan ada pungli, apalagi pedagang saat ini sedang dibatasi jamnya," katanya.

Pelaku usaha lain, M Iqbal juga mengaku resah mengenai ormas yang minta jatah THR. Di tengah pandemi corona, pedagang susah mendapatkan penghasilan.

"Mereka yang minta sangat meresahkan, ormas bisa mengerti seharusnya wabah pandemi corona masyarakat sedang susah semua," ujar Iqbal.

Sementara itu, Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Pol Wijonarko membenarkan adanya ormas yang minta jatah THR di Bekasi. Polisi sudah memanggil ormas tersebut untuk dimintai klarifikasi.

"Jadi terkait surat proposal ormas di Bekasi sudah kami tindak lanjuti. Kami konfirmasi ternyata hasil keterangan yang bersangkutan hanya idenya tanpa sepengetahuan pimpinannya," kata Wijonarko.

Ormas tersebut, menurut dia sudah meminta maaf telah mencantumkan TNI dan Polri saat meminta jatah THR. Bahkan mereka menarik proposal dan surat edaran jatah THR.

"Keterangan yang bersangkutan sudah minta maaf dan sudah ditarik seluruh surat proposal. Kami akan tindak lanjuti kalau ada unsur tindak pidananya," ucapnya.


Editor : Faieq Hidayat