Baru diluncurkan, Jabar Quick Response Sudah Terima 5.200 Laporan
BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) baru saja meluncurkan program Jabar Quick Response sebagai wadah pengaduan masyarakat terkiat persoalan kemanusiaan. Berdasarkan laporan terakhir, sudah ada 5.200 keluhan warga yang disampaikan melalui sejumlah media sosial Jabar Quick Response.
Ketua Pelaksana Harian, Hanief Mohammad mengatakan, ribuan pengurus dan pengelola Jabar Quick Response yang sudah dibentuk telah menerima sedikitnya 5.200 laporan dari masyarakat. Jumlah laporan warga tersebut kebanyakan mengenai persoalan kemanusiaan seperti kesehatan, pendidikan, kemiskinan, dan lainnya.
"Sejak kemarin itu sudah ada 5.200 laporan warga mengenai persoalan kemanusiaan yang masuk melalui medsos," kata Hanief di Gedung Sate, Selasa (18/9/2018).
Dia menyebutkan, ribuan laporan masyarakat ini langsung direspons oleh petugas yang melibatkan banyak relawan di seluruh Jabar. Dia mengungkapkan, para relawan pengelola akun Jabar Quick Response akan bertindak cepat sesuai dengan kategori kedaruratan yang dialami masyarakat.
Hanief menyebutkan, pengelola Jabar Quick Response memiliki standar kinerja untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat, paling lama delapan jam sejak diterima pengaduannya. "Kami akan bergerak cepat untuk merespons. QR paling lama itu delapan jam setelah laporan diterima," kata Hanief.
Dia mengungkapkan, dari 5.200 laporan warga mengenai persoalan kemanusiaan, baru 100 masalah yang sudah ditindaklajuti petugas gabungan dari pemerintah provinsi. Sebab, kata dia, dari ribuan laporan masyarakat akan disaring dan dipilah mana yang dinilai lebih darurat.
"Jadi, kami akan lihat dulu berapa darurat pertolongannya. Sebab, laporan warga masih beragam. Ada yang persoalan kesehatan, kemiskinan, pendidikan. Tapi, ada juga masalah infrastruktur di wilayah mereka. Jadi, kami pilah untuk bertindak prioritas," ucap dia.
Seperti diketahui, Gubernur Jabar Ridwan Kamil telah meluncurkan program Jabar Quick Response untuk menanggulangi persoalan kemanusiaan yang terjadi di masyarakat. Jabar Quick Respons merupakan salah satu program kerja 100 hari yang dilakukan pasangan Emil-Uu.
Editor: Himas Puspito Putra