Bareskrim Polri Gerebek Penampungan TKI Ilegal di Tapos Depok

Antara, Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 04:00 WIB
Bareskrim Polri Gerebek Penampungan TKI Ilegal di Tapos Depok
Puluhan calon TKI di penampungan Jalan Kapitan Raya, Depok, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2020). (Foto: Antara/Istimewa).

DEPOK, iNews.id –Tim Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menggerebek tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Jalan Kapitan Raya, Tapos, Depok, Jawa Barat. Sebanyak 23 orang diselamatkan dari tempat tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdi Sambo mengatakan, 23 calon pekerja migran Indonesia itu hendak dipekerjakan di Arab Saudi. Namun, pemberangkatan itu tidak melalui cara-cara legal alias nonprosedural.

Menurut dia, calon TKI dalam penampungan itu baru direkrut di daerahnya masing-masing. Mereka baru saja melaksanakan tes kesehatan.

"Pemilik tempat penampungan bernama Akram, beralamat di Jalan Griya Qonita Sukmajaya, Kota Depok," ujarnya.

BACA JUGA: Diduga TKI Ilegal, 39 Warga NTT Dideportasi dari Malaysia

Sambo menuturkan, puluhan calon pekerja migran Indonesia ini berasal dari berbagai daerah. Sebanyak 10 orang dari Cianjur, 3 asal Lombok, 6 orang dari Cirebon, 2 dari Indramayu, dan masing-masing 1 orang dari Sukabumi dan Ciamis.

Menurut dia, penggerebekan ini merupakan upaya pencegahan atas terjadinya tindak pidana perdagangan orang. Terlebih, moratorium pengiriman pekerja migran Indonesia masih berlaku.

"Negara harus hadir untuk melindungi warga negaranya," kata dia.


Editor : Zen Teguh