Banyak Ranjau Paku di Tol Cipularang Km 100-120, Polisi Imbau Pemudik Waspada
BANDUNG BARAT, iNews.id - Pemudik yang melintasi jalur selatan, terutama melalui Jalan Tol Cipularang harus waspada dengan bertebarannya ranjau paku. Bahkan, saat dilakukan penyisiran oleh polisi ditemukan ratusan paku dan benda tajam lainnya.
Benda-benda tajam itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan ban bocor.
"Kami melakukan penyisiran di Km 100 hingga 120 dan menemukan banyak paku dan benda tajam lainnya. Maka kami pun melakukan sterilisasi secara manual, agar pemudik dapat melintas dengan aman," kata Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto, Senin (17/4/2023).
Sementara itu, saat polisi menyisir tol, mereka menggunakan alat berupa tongkat kayu yang di bagian ujungnya dipasang magnet. Penyisiran dilakukan sejak di Km 100, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat hingga Km 120, sekitar Padalarang.
Penyisiran dilakukan sejauh 10 kilometer di jalur A (dari arah Jakarta menuju Bandung). Hasilnya, polisi menemukan ratusan paku yang berserakan terutama di bahu jalan. Selain paku yang membahayakan, ditemukan pula beberapa benda tajam, seperti potongan besi.
Belum diketahui pasti, keberadaan paku dan benda tajam tersebut, apakah diduga ada unsur kesengajaan atau terlepas dari rangka kendaraan besar. Hanya saja kebaradaan ratusan paku tersebut sangat membahayakan, apalagi ruas Jalan Tol Cipularang akan dipadati kendaraan para pemudik.
Paku yang berhasil diangkat kemudian dikumpulkan dalam ember plastik. Dari hasil penyelidikan, beberapa benda tajam yang berserakan di permukaan jalan tol menjadi pemicu kecelakaan. Pasalnya, kendaraan yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi bakal kehilangan kendali jika salah satu ban tiba-tiba saja bocor.
Pengendara termasuk pemudik diharapkan lebih waspada karena diduga masih banyak paku berserakan di sepanjang ruas Tol Cipularang ini.
Editor: Asep Supiandi