Banjir Terjang 5 Kecamatan di Kabupaten Bandung, Terparah di Kecamatan Dayeuhkolot

Saufat Endrawan, Antara ยท Rabu, 18 Desember 2019 - 10:07 WIB
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Kabupaten Bandung, Terparah di Kecamatan Dayeuhkolot
Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung, Jabar, sejak Selasa hingga Rabu (18/12/2019). (Foto: iNews/Saufat Endrawan)

BANDUNG, iNews.idBanjir menerjang lima kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Rabu (18/12/2019), menyusul hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak Selasa siang. Banjir terparah di Kecamatan Dayeuhkolot dengan ketinggian air hingga 1,5 meter.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar Budi Budiman Wahyu mengatakan, lima kecamatan yang diterjang banjir yakni, Kecamatan Ciparay, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Baleendah, Kecamatan Bojongsoang dan Kecamatan Banjaran.

“Hingga Rabu pagi ini, banjir masih merendam wilayah lima kecamatan di Bandung,” kata Budi Budiman Wahyu.

Budi menjelaskan, di Kecamatan Ciparay, banjir menggenangi Jalan Raya Ciparay-Majalaya Cidawolong. Ketinggian air di sana mencapai 10 hingga 50 cm sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan roda dua.

Sementara di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, banjir menerjang sejumlah perkampungan seperti kawasan RW 01 Kampung Babakan Sangkuriang dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 40-100 cm. Lalu di kawasan RW02 Kampung Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, tinggi air muka antara 50-120 cm.

Bahkan, tinggi muka air (TMA) bisa mencapai 50 cm hingga 1,5 meter di RW 03 Kampung Cilisung. Di Kecamatan Dayeuhkolot, TMA 50-130 cm dan di RW04 Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot TMA 60-150 cm. Selanjutnya di RW05 Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot, TMA 50-120 cm.

“Banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, sebanyak 11 kepala keluarga (KK) atau sekitar 33 jiwa mengungsi di Aula Desa Dayeuhkolot,” kata Budi.

Budi mengatakan, BPBD Provinsi Jabar telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung dan BPBD Kabupaten Bandung untuk melakukan assesment ke lokasi kejadian.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh warga agar selalu berhati-hati. Jangan memaksakan kendaraan atau diri untuk melintas ke lokasi banjir karena air cukup deras dan dalam,” katanya.


Editor : Maria Christina