Banjir 5 Meter Rendam Perum Pondok Gede Permai, Jadi yang Terparah di Bekasi

Rahmat Hidayat · Kamis, 02 Januari 2020 - 10:03:00 WIB
Banjir 5 Meter Rendam Perum Pondok Gede Permai, Jadi yang Terparah di Bekasi
Banjir di Perum Pondok Gede Permai dengan ketinggian air 5-6 meter disebut sebagai yang terparah di Kota Bekasi. (Foto: iNews/Rahmat Hidayat)

BEKASI, iNews.id – Perumahan Pondok Gede Permai di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir hingga ketinggian mencapai lima meter, Rabu (1/1/2020). Ratusan rumah warga terendam dan hanya terlihat bagian atapnya saja.

Pantauan iNews, lokasi langganan banjir ini menjadi salah satu yang terparah di Kota Bekasi. Petugas gabungan juga tampak kesulitan mengevakuasi warga yang terjebak dalam rumah lantaran kondisi derasnya air dan keterbatasan mesin perahu rakit.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, hasil peninjauannya di wilayah Bekasi banyak terdapat titik lokasi banjir. Salah satunya di Perumahan Pondok Gede Permai.

BACA JUGA: BNPB: Titik Banjir Jabodetabek Terbanyak Ada di Bekasi

“Kalau saya lihat, ini lokasi banjir terparah di Kota Bekasi. Ketinggiannya airnya lima meter, bahkan untuk yang terdalam bisa sampai enam meter. Karena ada rumah dua lantai yang airnya sampai seatap,” ujar Indarto.

Menurutnya, saat ini prioritas petugas yakni mengevakuasi orang lanjut usia, ibu hamil, balita dan perempuan. Namun prosesnya ada kendala, karena dari seluruh perahu karet, hanya satu yang memiliki mesin.

“Kalau untuk rakit ada banyak, tapi mesin hanya satu milik TNI. Kami sudah coba masuk manual, namun arusnya deras. Saat dipaksa rakitnya malah bocor. Kami masih menunggu datangnya tambahan mesin,” katanya.

Kapolres mengungkapkan, malam pergantian tahun saat hujan deras melanda sudah menginformasikan warga agar mengungsi ke tempat aman. Namun banyak warga yang memilih bertahan karena menganggap biasa karena memang lokasi ini langganan banjir.

“Lokasi ini kan rawa dan pertemuan Sungai Cikeas. Saat ada informasi air sungai meninggi kami sampaikan ke warga. Mereka mengira banjir seperti yang sudah-sudah hanya sampai lantai satu, tapi ini sudah ketinggian dua lantai,” ujarnya.

Editor : Donald Karouw