Bandung Raya Jadi Zona Merah Covid-19, Kang Emil Minta Wisatawan Tidak Liburan

Antaranews ยท Kamis, 03 Desember 2020 - 06:33:00 WIB
Bandung Raya Jadi Zona Merah Covid-19, Kang Emil Minta Wisatawan Tidak Liburan
Wilayah Bandung Raya kini berstatus zona merah atau berisiko tinggi Covid-19. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengimbau wisatawan menunda liburan ke wilayah itu. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Wilayah Bandung Raya kini berstatus zona merah atau berisiko tinggi Covid-19. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau agar wisatawan menunda liburan kunjungan ke wilayah tersebut.

Berdasarkan data periode 23 hingga 29 November 2020, ada enam daerah di Jawa Barat berstatus zona merah, yakni Kabupaten Indramayu, Purwakarta, Karawang, Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Banjar.

Kemudian, 19 daerah di Jabar berstatus zona oranya. Hanya Kabupaten Cianjur dan Pangandaran yang berstatus zona kuning.

Kang Emil mengatakan usai libur panjang pada akhir Oktober lalu terjadi peningkatan kasus Covid-19. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat Jabar maupun wilayah di sekitarnya untuk menahan diri dan menghindari kerumunan.

"Sudah saya umumkan kemarin, pertama kalinya Kota Bandung zona merah sehingga saya mengimbau pekan ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah, sedang proses pengendalian lebih baik lagi," kata Emil, Rabu (2/12/2020).

Emil juga melaporkan tingkat keterisian ruang isolasi rumah sakit rujukan di kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dan Bandung Raya (Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Sumedang) sudah melebihi ambang batas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 60 persen.

"Keterisian ruang isolasi di Depok rata-rata 80 persen. Ini juga mewakili rata-rata se-Jawa Barat, khususnya yang Bodebek dan Bandung Raya. Tetapi, di luar wilayah itu relatif masih di bawah 60 persen. Di Bodebek dan Bandung Raya sudah terjadi peningkatan," katanya.

Selain itu, Emil menyampaikan tidak ada daerah di kawasan Bodebek yang berstatus zona merah untuk pertama kalinya.

Editor : Arif Budiwinarto