Bacok dan Jarah 5 Pengendara, Ketua Geng Motor Bogor Ditangkap di Tasikmalaya

Asep Juhariyono ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:44 WIB
Bacok dan Jarah 5 Pengendara, Ketua Geng Motor Bogor Ditangkap di Tasikmalaya
Tim gabungan dari Timsus Reskrim Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya dan Satreskrim Polresta Bogor mengamankan ketua geng motor di Bogor, AS (30), di Tasikmalaya, Jabar, Rabu (6/8/2020). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id - Seorang ketua geng motor di Bogor, Jawa Barat, berinisial AS (30), ditangkap tim gabungan dari Timsus Reskrim Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya dan Satreskrim Polresta Bogor di Tasikmalaya. Laki-laki dengan punggung penuh tato ini diamankan setelah sempat kabur, usai membacok lima pengendara motor di Bogor, Minggu (26/7/2020) lalu.

Pelaku ditangkap di dekat kantor Wali Kota Tasikmalaya, setelah terpancing rayuan petugas yang menyamar sebagai seorang perempuan melalui media sosial, Rabu (5/8/2020). Pelaku langsung diamankan di sel tahanan Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya. Pelaku kemudian diserahkan kepada Satreskrim Polresta Bogor untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Tim Jatanras Polres Kota Bogor Iptu Asep Dores mengatakan, ketua geng motor di wilayah Bogor itu sebelumnya melakukan tindakan kekerasan dengan membacok lima pengendara motor yang melintas di Jalan BNR, Bogor Selatan, pada Minggu (26/8/2020) lalu. Pelaku yang dikenal sadis dalam aksinya juga menjarah dan memukuli lima pengendara motor di pinggir jalan wilayah Bogor.

"Usai melakukan aksi brutalnya, pelaku dan teman-temannya langsung kabur. Saat ini sudah ada beberapa orang yang berhasil ditangkap berinisial B, IM, TJ, TL dan IP di wilayah Bogor," kata Asep Dores, saat menjemput pelaku di Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya, Kamis (6/8/2020).

Asep juga mengatakan, pelaku yang berhasil ditangkap di Tasikmalaya merupakan salah satu pentolan geng motornya di Bogor. Dia berterima kasih atas tim yang bekerja sama menangkap pelaku. "Kami berterima kasih kepada tim Reskrim Polsek Indihiang dan Polresta Tasikmalaya," ujar Asep Dores.

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat ada konvoi geng motor di Jalan BNR Bogor Selatan, Minggu (26/8/2020) dini hari. Tanpa alasan dan ada masalah sebelumnya, pelaku dan teman-temannya menyerempet para korban yang mengendarai motor. Mereka juga membacok lima pengendara motor secara brutal dan menjarah para korban.

Tak berhenti di sana, pelaku dan teman-temannya juga masih terus membacok para korban. Padahal saat kejadian, kelima pengendara sudah terkapar tidak berdaya di aspal. Akibat penganiayaan itu, salah satu korban pembacokan saat ini masih kritis. Korban luka parah karena terkena sabetan senjata tajam celurit dan samurai yang dibawa oleh pelaku dan teman-temannya.

"AS ini juga orang yang pertama kali secara brutal membacok bagian kepala dan tubuh korban hingga para korban terjatuh dari motornya dan luka parah," ujarnya.

Usai melakukan perbuatan sadisnya, AS melarikan diri ke Tasikmalaya dengan bus. Tersangka lalu turun di Tasikmalaya untuk bertemu dengan kenalan perempuan lewat media sosial. Tersangka tidak tahu, dia sedang dipancing oleh polisi untuk segera diamankan.

"Kami langsung berkoordinasi dengan Polresta Tasikmalaya dan Polsek Indihiang untuk menangkap pelaku AS," ujarnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dan Tindak Kekerasan dengan hukuman maksimal 15 tahun. "Proses hukum akan dilakukan di Bogor karena lokasinya berada di sana dan sekarang para korban masih dalam perawatan di rumah sakit," ujarnya.

Kapolsek Indihiang Kompol Dikdik Rohim Hadi menambahkan, pihaknya hanya membantu menangkap tersangka setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Polresta Bogor.

"Tersangka berhasil dijebak dengan menggunakan media sosial oleh anggota yang berpura-pura sebagai perempuan. Tersangka akhirnya datang lagi ke Tasikmalaya untuk bertemu, tapi akhirnya ditangkap Timsus Satreskrim Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya bersama Satreskrim Polresta Bogor," katanya.


Editor : Maria Christina