Antisipasi Bencana, 160 Petugas Diskar Bandung Disiapkan 24 Jam

Yogi Pasha ยท Rabu, 14 November 2018 - 23:31 WIB
Antisipasi Bencana, 160 Petugas Diskar Bandung Disiapkan 24 Jam
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat mengecek personel Dinas Pemdam Kebakaran (Diskar). (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id -  Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung (Diskar PB) Pemkot Bandung, Jawa Barat menyiagakan 160 personel selama 24 jam untuk mengatasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Wakil Wali (Wawali) Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan 160 personel Diskar itu sudah dibekali peralatan memadai untuk membantu warga yang tertimpa bencana.

"Kita siapkan antisipasi jika terjadi beberapa hal saat hujan, seperti pohon tumbang, banjir atau apa pun. Teman-teman Diskar PB sudah siap siaga," ujar Yana saat mengecek langsung kesiapan pasukan di Kantor Diskar PB Jalan Sukabumi, Rabu (14/11/2018).

Meski pasukan Diskar PB siap membantu, Yana mengimbau warga tetap siaga menjaga lingkungannya. Hal itu untuk mengantisipasi dan meminimalisasi terjadinya bencana. "Selain Diskar PB, dinas lain juga telah bersiap. Dinas PU telah membersihkan sedimen. Terutama aparat kewilayahan bersama warga menjaga di wilayah masing-masing," tuturnya.

"Tidak terbatas di dinas saja, peran masyarakat juga menjadi penting. Warga Kota Bandung, semua harus ambil peran," kata Yana.

Menurut Wawali, Kota Bandung merupakan daerah yang berada di cekungan dan dilintasi sejumlah sungai besar. Jika sungai-sungai itu kotor, maka berpotensi menyebabkan banjir jika terjadi penyumbatan dan hujan deras. "Kita antisipasi perlintasan sungai-sungai yang melintasi Kota Bandung, dengan menjaga kebersihan," kata Yana.

Kepala Diskar PB Kota Bandung, Ferdi Ligaswara memastikan anggotanya telah siap bekerja jika terjadi bencana. "Kita siap siaga dan waspada setiap hari. Apapun itu cuacanya," tandas Ferdi.

Ferdi mengungkapkan, ada beberapa daerah rawan banjir, pohon tumbang, dan longsor. Di Kota Bandung terdapat 46 anak sungai. Dari jumlah tersebut, 11 anak sungai di antaranya rawan banjir. "Kita siapkan seharinya 160 orang. Jika darurat, kita turunkan semua. Tetapi kita imbau masyarakat menjaga kebersihan, tidak buang sampah sembarangan agar tidak terjadi bencana," katanya. 


Editor : Kastolani Marzuki