Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung
SUKABUMI, iNews.id - Angkutan kota (angkot) jurusan Sukaraja–Kota Sukabumi, Jawa Barat, memiliki cara berbeda dalam beroperasi. Umumnya angkot menggunakan bahan bakar bensin, kendaraan, namun ini justru memakai elpiji tiga kilogram sebagai sumber energi.
Secara tampilan, angkot tersebut tidak berbeda dengan angkot lain. Suara mesin dan performanya pun terlihat normal. Namun, di bagian dalam kendaraan terdapat dua tabung elpiji yang tersimpan rapi di bawah dasbor dan digunakan untuk menggerakkan mesin.

Pengemudi angkot, Hendra Irawan mengatakan, beralih ke elpiji setelah melihat rekan sesama sopir lebih dulu mencobanya. Setelah diterapkan, ia merasakan penghematan biaya operasional yang cukup signifikan.
Dalam sehari, angkot tersebut menghabiskan dua tabung elpiji. Satu tabung dapat digunakan untuk empat kali perjalanan pulang pergi. Sebelumnya, biaya bahan bakar bensin mencapai sekitar Rp90.000 per hari.
Kini, dengan elpiji, pengeluaran turun menjadi sekitar Rp38.000 per hari atau hemat Rp40.000 hingga Rp50.000. "Biasa Rp90.000 per hari 9 liter tapi sekarang cuma 2 tabung Rp40.000," kata Hendra.
Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai sopir angkot, Hendra menilai penggunaan elpiji bisa menjadi alternatif bagi pengemudi lain untuk menekan biaya di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Editor: Kurnia Illahi