get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari Ini M 4,6 Guncang Gunungkidul DIY, Getaran Dirasakan hingga Pacitan

Analisa BMKG soal Gempa Dangkal M 4,6 Guncang Gunungkidul, Dipicu Sesar Aktif

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:03:00 WIB
Analisa BMKG soal Gempa Dangkal M 4,6 Guncang Gunungkidul, Dipicu Sesar Aktif
Ilustrasi gempa bumi dengan magnitudo 4,6 mengguncang Gunungkidul, DIY.. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Gempa hari ini berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (25/1/2026) pukul 15.51 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, mengatakan hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada di laut pada jarak sekitar 106 kilometer arah barat daya Gunungkidul, dengan kedalaman 10 kilometer.

“Gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M4,6. Episenter gempa terletak pada koordinat 8,88 Lintang Selatan dan 110,24 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 106 kilometer arah barat daya Gunungkidul dengan kedalaman 10 kilometer,” kata Ardhianto dalam keterangan resminya, Minggu (25/1/2026).

Dia menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di laut.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar aktif di laut,” ujarnya.

BMKG mencatat, guncangan gempa dirasakan di wilayah Gunungkidul, Bantul, Yogyakarta, dan Pacitan dengan skala intensitas II–III MMI atau getaran dirasakan seperti truk bermuatan melintas. 

Sementara itu, di wilayah Sleman, Kulon Progo, Wonogiri, intensitas gempa dirasakan pada skala II MMI, yakni getaran dirasakan oleh sedikit orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang. “Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” kata Ardhianto.

Ia juga menegaskan, berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Selain itu, hingga pukul 16.21 WIB, belum terpantau adanya aktivitas gempa susulan.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Sampai dengan pukul 16.21 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” ucapnya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ardhianto menegaskan pentingnya mengakses informasi gempa hanya melalui kanal resmi BMKG.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut