Anak di Bawah Umur Diperkosa 4 Pemuda di Bandung Barat usai Dicekoki Miras

Yuwono ยท Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:32 WIB
Anak di Bawah Umur Diperkosa 4 Pemuda di Bandung Barat usai Dicekoki Miras
Keempat pelaku pemerkosaan anak di bawah umur ditahan di Mapolsek Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jabar. (Foto: iNews/Yuwono)

BANDUNG BARAT, iNews.id – Seorang anak di bawah umur diperkosa empat pemuda di kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar). Sebelum melakukan aksi bejatnya, keempat pelaku terlebih dahulu mencekoki korban Y (15), dengan minuman keras (miras).

Kejadian ini akhirnya dilaporkan korban kepada keluarganya. Mereka selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Batujajar pada Senin, 12 Agustus lalu. Petugas Unit Reskrim Polsek Batujajar akhirnya menangkap keempat pemuda yang masing-masing berinisial UR (18), AR (22), R (23), dan AS (28).

Kapolsek Batujajar Kompol Jose mengatakan, dari hasil pemeriksaan, kejadian tersebut berawal saat salah satu pelaku AR mengajak korban ke Kota Baru Parahyangan, pada Selasa sore, 7 Mei 2019 lalu. Korban Y yang sudah berteman dengan AR sekitar dua tahun, menuruti ajakan tersebut.

BACA JUGA:

Ayah di Jeneponto Perkosa Anak Kandung Berulang Kali saat Istrinya Tak di Rumah

Ayah di Bangka Tengah Perkosa Anak Kandung 8 Tahun, sejak Istrinya Meninggal

Ternyata, pelaku membawa korban ke kawasan lapangan golf. Di sana, pelaku yang sudah mengonsumsi miras, mencekoki korban dengan miras jenis arak hingga mabuk, lalu memerkosanya.

“Saat mabuk, korban berinisial Y rencananya mau buang air. Namun, dia diikuti oleh tersangka ini dan langsung diperkosa,” kata Kompol Jose di Mapolsek Batujajar, Selasa sore (20/8/2019).

Setelah itu, tersangka AR membawa korban Y ke rumah temannya berinisial AS di kawasan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler. Selain itu, AR juga mengajak teman-temannya R dan UR. Di perjalanan, para pemuda yang bekerja sebagai buruh ini juga sengaja membeli miras.

“Korban dibawa ke Kopo dan kembali dicekoki minuman keras yang dibeli di perjalanan sampai korban mabuk tidak sadarkan diri. Saat korban ingin ke kamar mandi, para tersangka kembali memerkosa korban secara bergantian,” kata Kaposek.

Kejadian ini baru terungkap setelah korban sadar dari pengaruh miras. Dia langsung melaporkan pemerkosaan yang dia alami kepada orang tuanya dan selanjutnya membuat laporan pengaduan ke polisi.

Sementara para pelaku mengaku spontan memerkosa korban. Mereka juga mengaku melakukannya karena di bawah pengaruh miras dan karena sering menonton video porno. “Spontan, karena pengaruh alkohol,” ujar AR.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dikenakan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak. Mereka diancam dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara.


Editor : Maria Christina