Anak 4 Tahun di Padalarang Dicabuli Tetangga saat Bermain

Adi Haryanto ยท Selasa, 25 Agustus 2020 - 17:20:00 WIB
Anak 4 Tahun di Padalarang Dicabuli Tetangga saat Bermain
Ilustrasi pencabulan anak (Okezone/stutterstock)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Anak perempuan berusia 4 tahun di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat diduga menjadi korban pencabulan. Akibat kejadian tersebut orang tua korban melaporkan kepada polisi.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) KBB, Prihatin Mulyati mengaku menerima pengaduan dari orang tua korban terkait dugaan pencabulan tersebut. Dia pun mengunjungi langsung kediaman orang tua korban untuk mengetahui kronologis kejadian secara mendalam.

"Kami dapat pengaduan dari orang tua korban dan sudah ditindaklanjuti dengan mendatanginya langsung. Orang tua korban juga sudah melaporkan kasus ini ke Polres Cimahi pada tanggal 3 Agustus lalu," kata Mulyati di Cimahi, Selasa (25/8/2020).

Berdasarkan informasi dari orang tua korban, kata dia, tindakan bejat tersebut dilakukan oleh tetangganya pada awal Agustus 2020. Ketika itu korban sedang bermain di luar rumah.

Kecurigaan muncul setelah korban yang juga anak bungsu itu mengeluh sakit saat buang air kecil. Merasa ada yang aneh, orang tua korban membawa sang anak ke bidan.

Akhirnya sang anak menuturkan kejadian yang dialami dan langsung menjalani visum.

"Barang bukti pengakuan korban dan hasil visum sudah diserahkan ke polisi. Namum hingga kini pelaku masih bebas sehingga membuat orang tua korban marah dan khawatir akan muncul korban-korban lainnya selama pelaku masih dibiarkan berkeliaran," kata dia.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohanes Redhoi Sigiro mengatakan sudah menerima laporan dugaan pencabulan dari orang tua korban. Dia meminta orang tua korban untuk bersabar karena pasti akan memproses kasus ini.

Untuk melengkapi berkas kasus, penyidik tengah menunggu hasil visum dari rumah sakit.

"Kami masih menunggu hasil visum dan pelapor juga sudah dimintai keterangannya. Semoga secepatnya diketahui hasilnya sehingga menjadi dasar bagi kami dalam mengambil tindakan," ucapnya.


Editor : Faieq Hidayat