Aher Janji Bantu Bangun Rumah Warga yang Rusak

Yogi Pasha ยท Sabtu, 16 Desember 2017 - 16:58:00 WIB
Aher Janji Bantu Bangun Rumah Warga yang Rusak
Seorang warga asal Garut saat tengah membersihkan puing-puing rumahnya yang ambruk akibat gempa bumi. (iNews/Solihin)

BANDUNG,  iNews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) siap melakukan perbaikan sejumlah bangunan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) yang terjadi Jumat, 15 Desember 2017.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menjanjikan, bangunan rumah warga yang rusak akan mendapat bantuan dari pemerintah. “Insya Allah akan kami tangani. Termasuk bangunan sekolah yang rusak. Alhamdulillah tidak banyak yang rusak, tidak seperti peristiwa gempa pada 2009 lalu," kata Aher, sapaan akrabnya.

Aher mengatakan belum bisa menyebutkan angka pasti jumlah kerusakan karena data laporan yang masuk sifatnya terus berubah dan masih menunggu data pasti hasil investigasi di lapangan. “Kami sedang inventarisasi. Pengumpulan data masih terus berlangsung. Saya juga sudah dapat data laporannya. Ada rumah rusak dan bangunan sekolah yang ambruk. Tapi, kita tunggu data update-nya. Teman-teman wartawan juga silakan laporkan jika menemukan data terbaru," kata Aher di Gedung Manggala Graha Siliwangi, Sabtu (16/12/2017).

Dia menambahkan, data pengungsian akibat gempa juga masih akan dikembangkan. Pemerintah daerah telah mendirikan posko pengungsian di beberapa titik untuk menampung warga yang panik saat gempa. Pascagempa, banyak warga yang sudah pulang ke rumahnya. “Mudah-mudahan pengungsinya tidak banyak. Kemungkinan masyarakat hanya panik saja karena ada potensi tsunami. Tapi saya mendapat informasi, sebagian warga yang terdampak sudah kembali beraktivitas normal dan membersihkan sisa gempa," ujarnya.

Diketahui, gempa bumi 6,9 SR mengguncang sebagian wilayah Jabar Selatan pada Jumat malam, 16 Desember 2017. Data sementara akibat gempa ini merusak sebanyak 303 rumah warga di sejumlah kabupaten/kota.

Selain kerusakan bangunan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat seorang warga meninggal dunia akibat gempa, enam warga lain dilaporkan mengalami luka-luka.

Editor : Muhammad Saiful Hadi

Bagikan Artikel: