Ada Larangan Mudik, KAI Cirebon Hanya Operasikan Satu Kereta

Antara ยท Kamis, 23 April 2020 - 14:35 WIB
Ada Larangan Mudik, KAI Cirebon Hanya Operasikan Satu Kereta
Kereta api (Foto Ist)

CIREBON, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, mengikuti arahan Presiden Joko Widodo terkait larangan mudik lebaran 2020. Sehingga hanya mengoperasikan satu kereta.

Manajer Humas PT KAI Daop Cirebon, Luqman Arif mengatakan satu kereta itu penumpang tujuan Jember, Jawa Timur. Semua perjalanan menuju Jakarta dan Bandung juga dibatalkan mulai 24 April 2020.

"Mulai tanggal 24 April, kami hanya mengoperasikan KA Ranggajati dengan relasi Cirebon-Jember," kata Luqman di Cirebon, Kamis (23/4/2020).

Pembatalan tersebut, menurut dia menindaklanjuti keputusan pemerintah atas larangan mudik Lebaran 2020 bagi semua masyarakat. Total perjalanan kereta yang sudah dibatalkan berjumlah 133.

"Total sejak 23 Maret 2020, di wilayah Daop 3 Cirebon, KAI telah membatalkan sebanyak 133 perjalanan KA penumpang," ujar dia.

Luqman menambahkan kebijakan pembatalan perjalanan KA ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.

"KAI memohon maaf bagi para penumpang yang perjalanannya tertunda akibat pembatalan ini. Hal ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 pada saat mudik Lebaran 2020," kata Luqman.

Penumpang yang keretanya batal berangkat akan dikembalikan bea tiketnya 100 persen. Penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan untuk mengikuti petunjuk selanjutnya.

Jika belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket stasiun.

Pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA jarak jauh dan lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode pesan dan uang akan langsung diganti secara tunai.


Editor : Faieq Hidayat