8 Anggota Geng Motor Penganiaya 1 Remaja di Tasikmalaya Ditangkap Polisi

Asep Juhariyono ยท Senin, 04 Januari 2021 - 14:45:00 WIB
8 Anggota Geng Motor Penganiaya 1 Remaja di Tasikmalaya Ditangkap Polisi
Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan menginterogasi satu anggota geng motor yang menganiaya korban Padilah Anwar di Jalan Tamansari. (Foto: iNewsTv/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews,id - Sebanyak 8 anggota geng motor ditangkap personel Satreskrim Polresta Tasikmalaya, Jawa Barat. Mereka diduga menganiaya seorang remaja di Jalan Tamansari, Kota Tasikmalaya pada Jumat (1/1/2021).

Tujuh dari delapan pelaku penganiayaan yang diamankan masih di bawah umur. Saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan polisi di Mapolres Tasikmalaya.

Akibat aksi penganiayaan tersebut menyebabkan, korban Padilah Anwar (18) mengalami luka parah dengan rahang patah sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dokter Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

Aksi brutal anggota geng motor itu terekam kamera CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman video yang viral di media sosial, para anggota geng motor XTC tersebut konvoi di Jalan Tamansari.

Saat berpapasan dengan korban yang berboncengan motor hendak membeli rokok di sebuah toko, para pelaku berputar balik mengejar. Tiba depan sebuah toko, para pelaku mengeroyok korban menggunakan batu dan tangan kosong. Pelaku terlihat membawa senjata tajam namun tidak digunakan untuk menganiaya korban. 

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan mengatakan, awalnya, personel Satreskrim Polresta Tasikmalaya mengamankan satu anggota geng motor yang terlibat penganiayaan, yakni Fauzi Nurhakim (24). 

Pria ini merupakan anggota geng motor XTC yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang warga di Jalan Garuda, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

"Setelah berhasil mengamankan seorang pelaku, anggota Satreskrim Polresta Tasikmalaya menangkap tujuh pelaku lain dari rumahnya masing-masing," kata Kapolresta Tasikmalaya.

Selain mengamankan delapan anggota geng motor pelaku penganiayaan, ujar AKBP Doni Hermawan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit motor, batu, dan pecahan botol yang digunakan para pelaku untuk menganiaya korban.

Diberitakan sebelumnya, kelompok berandalan bermotor atau geng motor kembali berulah di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Kali ini anggota geng motor menganiaya seorang remaja, Padilah Anwar (18) di Jalan Tamansari.

Aksi brutal anggota geng motor itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sebuah toko di sekitar lokasi kejadian.

Akibat penganiayaan itu, korban Padilah Anwar, warga Gunung Kanyere, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, mengalami luka di sekujur tubuh dan rahang patah sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soekardjo Tasikmalaya. 

Dari pantauan rekaman CCTV terlihat puluhan anggota geng motor sedang konvoi di Jalan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Tak lama kemudian, geng motor tersebut berbalik arah untuk menyerang dua pemuda yang hendak membeli rokok ke warung. 

Saksi mata di lokasi kejadian sekaligus pemilik warung mengatakan, sebelum kejadian, korban berboncengan dengan temannya hendak membeli rokok. Saat itu, korban berpapasan dengan rombongan geng motor yang jumlahnya kurang lebih 20 orang dengan berboncengan menggunakan 10 sepeda motor berknalpot bising.

"Belum turun dari sepeda motor, korban tiba-tiba diserang lalu dianiaya menggunakan batu. Para pelaku pun sempat menodongkan senjata tajam, namun korban tak sampai dibacok. Sementara, teman korban yang dibonceng berhasil melarikan diri ke rumah warga," kata Uju.

Editor : Agus Warsudi

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: