448 Prajurit Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Pulang ke Garut

Antara ยท Senin, 27 Juli 2020 - 09:45 WIB
448 Prajurit Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Pulang ke Garut
Seorang prajurit yang baru bertugas pengamanan perbatasan negara memeluk keluarganya. (Foto Antara).

GARUT, iNews.id - Sebanyak 448 orang prajurit dari pasukan Yonif Raider 303/SSM Kostrad di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pulang pada Minggu (26/7/2020). Mereka sudah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan negara Republik Indonesia dengan Malaysia selama 13 bulan.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyambut kepulangan 448 orang prajurit dari pasukan Yonif Raider 303/SSM Kostrad di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu, setelah 13 bulan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan negara Republik Indonesia dengan Malaysia.

"Selaku kepala daerah beserta seluruh unsur pimpinan daerah menyambut kedatangan pasukan Batalion 303 yang telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Republik Indonesia yang berlangsung selama 13 bulan," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Markas Yonif Raider 303/SSM/12/1 Kostrad, Garut, Minggu.

Bupati Garut Rudy Gunawan yang menyambut kepulangan 448 orang prajurit itu mengatakan mereka menyelesaikan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia dalam rangka mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Bupati merasa bangga dan syukur telah kembalinya prajurit TNI pilihan ke markas di Garut dan bisa berkumpul kembali dengan keluarganya. "Kepada pasukan yang baru datang, alhamdulillah kita bisa masuk ke markas dan bertemu dengan keluarga yang kita cintai," katanya.

Bupati menyampaikan, dalam situasi wabah Covid-19 dipastikan seluruh prajurit yang datang dari perbatasan negara itu semuanya dalam kondisi sehat. "Kami bergembira, karena seluruh pasukan dalam keadaan sehat wal afiat melaksanakan tugas baik dan profesional," kata Bupati.

Dia juga menyampaikan, perjuangan prajurit TNI itu merupakan pengabdian kepada negara dan juga Tuhan sebagai rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

Seluruh prajurit TNI yang baru pulang dari pengamanan perbatasan itu langsung diberi tanda kehormatan berupa lencana merah putih pada masing-masing seragam pasukan penjaga perbatasan.

"Kami atas nama Pemerintahan Republik Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian yang begitu luar biasa dengan dedikasi dan profesional memberikan satu keyakinan bahwa kedaulatan negara Republik Indonesia dijaga oleh TNI, dan juga tentunya ini adalah tugas TNI, tugas Polri, dan seluruh rakyat Indonesia," kata Bupati.

Usai penyambutan, para keluarga prajurit terutama anak-anak langsung memeluk ayahnya, sehingga suasana menjadi haru dan bahagia.


Editor : Faieq Hidayat