210 Kasus DBD Tercatat di Bogor

Antara · Rabu, 11 Maret 2020 - 16:13:00 WIB
210 Kasus DBD Tercatat di Bogor
Ilustrasi (dok. iNews)

BOGOR, iNews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Jawa Barat mencatat sebanyak 210 kasus demam berdarah dengue atau DBD terjadi sejak awal tahun 2020 hingga hari ini. Sementara pada 2019 sudah mencapai 1.210 kasus.

"210 kasus, kalau tahun 2019 lalu sampai bulan Maret sudah 600-an kasus," ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Intan Widayati di kantornya, Cibinong Kabupaten Bogor, Rabu (11/3/2020).

Menurut dia, kasus DBD di Kabupaten Bogor mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama. Secara keseluruhan, dia mencatat ada 1.210 kasus DBD terjadi selama tahun 2019.

Intan mengatakan, Dinkes Kabupaten Bogor berupaya menekan angka kasus DBD dengan cara memberikan peringatan dini kepada para petugas puskesmas se-Kabupaten Bogor agar siaga pencegahan sejak musim hujan.

"Menyerukan kepada seluruh puskesmas untuk menggerakkan kembali jumantik (juru pemantau jentik) di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

Di samping itu, dia juga menginstruksikan kepada para petugas puskesmas untuk melakukan program Gertak DBD, yaitu gerakan serentak berantas DBD melalui cara 3M plus.

"3M Plus singkatan dari, menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampung air, mengubur barang bekas, dan plus hindari gigitan nyamuk," katanya.

Dia menyebutkan, jika ada kasus DBD baru, pihak puskesmas setempat wajib melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) ke lapangan, bertujuan untuk mengetahui nyamuknya berasal dari sekitar tempat tinggal penderita, atau dari wilayah lain.

"Kasus import (nyamuk dari wilayah lain) apabila di sekitarnya tidak ada jentik dan orang dengan gejala serupa. Kemudian selanjutnya melaporkan ke Dinkes Kabupaten Bogor," kata Intan.

 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq