2 Mantan Kepala Dinas di Bandung Barat Divonis 5 Tahun Penjara

Agus Warsudi, Sindonews ยท Senin, 17 Desember 2018 - 16:09 WIB
2 Mantan Kepala Dinas di Bandung Barat Divonis 5 Tahun Penjara
Sidang putusan kasus korupsi dua mantan Kepala Dinas di lingkup Pemkab Bandung Barat, Senin (17/12/2018). (Foto: Sindonews/Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.id - Dua mantan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Weti Lembanawati dan Adiyoto menjalani sidang vonis Pengadilan Negeri Bandung, Senin (17/12/2018). Keduanya didakwa bersama-sama mengumpulkan uang gratifikasi sebesar Rp1,29 miliar dari para kepala dinas di Pemkab Bandung Barat untuk mantan Bupati, Abubakar.

Keduanya dinyatakan bersalah melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri (PN) Bandung memvonis Weti lima tahun penjara sementara Adiyoto 4,5 tahun penjara.

Weti, mantan Kadisperindag KBB itu juga didenda Rp200 juta subsider hukuman kurungan tiga bulan. Weti juga wajib membayar uang pengganti Rp20 juta. Jika tak dibayar dalam waktu satu pekan, hukuman terdakwa ditambah enam bulan kurungan. Sedangkan Adiyoto, didenda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Baik Weti Lembanawati maupun Adiyoto dinyatakan melanggar pasal alternatif pertama, yakni Pasal 12 huruf A Undang-Undang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat 1 dan Pasal 64 Ayat 1 KUH Pidana.

Kedua anak buah terdakwa mantan Bupati KBB Abubakar ini, dinilai bersalah mengumpulkan uang gratifikasi sebesar Rp1,29 miliar dari para kepala dinas di Pemkab Bandung Barat. "Uang tersebut digunakan untuk mendanai pemenangan istri Abubakar, Elin Marliah yang maju di Pilbup Bandung Barat 2018," kata ketua majelis hakim, Fuad Muhammadi, Senin (17/12/2018).

Hukuman terhadap Weti dan Adiyoto lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam sidang tuntutan beberapa waktu lalu, Weti Lembanawati dituntut dengan hukuman tujuh tahun penjara dikurangi masa tahanan dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. Sedangkan Adiyoto dituntut enam tahun penjara dikurangi masa tahanan dan dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan kurungan.


Seusai vonis, majelis hakim mempersilakan kedua terdakwa berdiskusi dengan pengacara. Baik Weti maupun Adiyoto menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.


Editor : Himas Puspito Putra