15 Rumah di Bandung Barat Rusak akibat Angin Puting Beliung

Sindonews, Adi Haryanto ยท Senin, 22 Juni 2020 - 14:57 WIB
15 Rumah di Bandung Barat Rusak akibat Angin Puting Beliung
Salah satu rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Kampung Gunung Bentang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Foto Dok BPBD KBB).

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 15 rumah warga di Kampung Gunung Bentang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat rusak akibat angin puting beliung. Kerugian materi ditaksir jutaan rupiah.

"Puting beliung itu terjadi pada Minggu (21/6/2020) petang, ada 15 rumah rusak yang dihuni total sebanyak 60 jiwa. Tapi tidak ada yang mengungsi karena kerusakan langsung diperbaiki," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, Senin (22/6/2020).

Duddy menjelaskan, bencana angin puting beliung tersebut terjadi disertai dengan hujan intensitas sedang. Kejadiannya berlangsung sekitar 10 menit, namun sempat membuat warga kaget karena angin yang berhembus kencang.

Sebagian warga juga berlarian ke luar rumah karena khawatir tertimpa atap bangunan. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Personel BPBD yang ke lokasi membersihkan material puing-puing rumah bersama warga sambil melakukan pendataan. Rumah warga yang terdampak puting beliung ini berada di RW 15 dan 15.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi ancaman bencana alam, mengingat saat ini masih dalam masa transisi dari musim hujan ke kemarau.

"Sekarang hujan masih turun, bahkan dengan intensitas tinggi. Makanya warga mesti waspada, kalau ada potensi bencana laporkan ke petugas dan mengungsi ke tempat aman," ujarnya.

Salah seorang warga yang rumahnya rusak, Tarma (50) merasakan beberapa menit angin berkecamuk di atap rumahnya sehingga membuat genteng rumahnya berterbangan. Bahkan dia mengaku sempat terpelanting beberapa meter dan langsung menyelamatkan diri beserta istri dan anaknya.

"Saya lagi tiduran di kursi depan rumah, tiba-tiba angin kencang datang dan membuat terpental. Sekarang saya bingung mau membetulkan kerusakan tapi enggak punya uang," ucapnya.


Editor : Faieq Hidayat