1.561 Bencana Alam Landa Jabar Sepanjang 2018, 50 Orang Tewas

Yogi Pasha, Antara ยท Rabu, 02 Januari 2019 - 19:27:00 WIB
1.561 Bencana Alam Landa Jabar Sepanjang 2018, 50 Orang Tewas
Bencana longsor mendominasi bencana alam yang melanda wilayah Jawa Barat sepanjang 2018. Bencana terbaru menerjang Sukabumi yang menewaskan 15 orang jelang tahun baru 2019. (Foto: Antara)

BANDUNG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan total kejadian bencana alam di wilayah ini sepanjang Januari hingga Desember 2018 mencapai 1.561 kejadian.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jabar, Budi Budiman Wahyu mengatakan, dari 1.561 kejadian bencana alam tersebut didominasi oleh tanah longsor yang mencapai 544 kejadian. Disusul kebakaran rumah (434), angin puting beliung (286), banjir (149), kebakaran hutan (141) dan gempa bumi dua kejadian.

Dia menyebutkan, kejadian bencana alam di Jawa Barat sepanjang tahun 2018 mengakibatkan 75.706 jiwa terdampak, terdapat 50 jiwa meninggal dunia, dan 31.474 rumah terdampak.

Menurut Budi, khusus pada Desember atau bulan terakhir tahun 2018 diawali dengan musim hujan sehingga bencana hidrometeorologi masih mendominasi kejadian bencana alam di wilayah ini. "Adapun persentasenya peringkat pertama untuk bencana alam pada Desember 2018 ialah tanah longsor dengan persentase 51 persen, diikuti angin kencang 25 persen, banjir 13 persen dan terakhir kebakaran 11 persen," kata dia, Rabu (2/1/2019).

Budi mengatakan, dampak bencana pada bulan Desember 2018 sebanyak 1.064 kepala keluarga terdampak, empat orang meninggal dunia dan 2.423 rumah rusak akibat bencana.

Untuk diketahui, Jabar merupakan provinsi rawan bencana. Walhi Jabar mencatat setiap tahun provinsi ini selalu berhadapan dengan bencana lingkungan hidup seperti banjir, banjir bandang, longsor, kekeringan, angin puting beliung, hingga gerakan tanah. Bencana tersebut bahkan menimbulkan korban jiwa, kerugian ekonomi dan lingkungan hidup.

Berdasarkan catatan akhir tahun lingkungan hidup Walhi Jabar, selama tiga tahun terakhir jumlah kejadian bencana mencapai 2.671 kejadian, 256 orang meninggal dunia. Selain itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Jabar dari tahun ke tahun semakin menurun.

Pada 2016, nilai IKLH Jabar yakni 42,52 poin. Berada pada peringkat ke-30 dari 33 Provinsi di Indonesia. Angka tersebut diolah dari dokumen IKLH Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Tahun 2014.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sebelumnya sudah mempersiapkan program cetak biru Resilience Province guna menangkal kerusakan dan pencemaran lingkungan di Jabar yang setiap tahun cenderung meningkat. Langkah tersebut untuk mewujudkan Jabar yang tahan terhadap bencana alam.

Ridwan Kamil juga menetapkan status siaga satu bencana di wilayah setempat. Penetapan status siaga satu itu diambil setelah sejumlah bencana alam terjadi di wilayah Jabar sejak memasuki musim hujan.

Emil mengatakan, ditetapkannya status bencana siaga satu ini setelah sejumlah daerah di Jabar diterjang bencana alam mulai banjir bandang dan tanah longsor seperti yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, Kabupaten Pangandaran, serta di kawasan Gentong dan longsor di kawasan Naringgul, Kabupaten Cianjur.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: