Ormas GMBI rusuh di Bekasi, Rabu (18/3/2020) (Foto: iNews/Didit)

BEKASI, iNews.id - Ratusan massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) melakukan demo menolak pemilihan Wakil Bupati Bekasi. Massa sempat rusuh karena terpilihnya Akhmad Marjuki.

Akhmad Marjuki terpilih dengan perolehan 40 suara anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Sementara saingannya, Tuty Nurcholifah Yasin, tidak mendapat suara sama sekali.

Massa sempat melempar benda-benda tumpul ke dalam gerbang DPRD Kabupaten Bekasi. Selain itu, polisi juga sempat menyemprotkan air untuk membubarkan massa.

Salah satu perwakilan massa, Faisal menilai pemilihan itu tidak sah. Dia menganggap terpilihnya Akhmad Marjuki menyalahi aturan.

"Itu menyalahi aturan," kata Faisal, Rabu (18/3/2020).

Dia mendesak keputusan itu dibatalkan karena dinilai tidak sesuai aturan yang berlaku. Dia meminta Pemkab Bekasi melakukan banding.

"Kami minta agar Pemkab banding," ujarnya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network